Januari 14, 2026

Perkokoh Ideologi: Gresik Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Komitmen Nyata Pengamalan Pancasil

0

​Gresik || Tnipolrinews.com –

Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan khidmat di halaman Kantor Bupati, Rabu (1/10/2025). Peringatan tahunan yang jatuh setiap 1 Oktober ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat Gresik untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga keutuhan ideologi negara, sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang gugur mempertahankan Pancasila.

​Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri lengkap oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. Upacara tersebut diikuti oleh personel TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), perwakilan organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar, menandakan partisipasi menyeluruh dari seluruh lapisan Gresik.

​Dalam amanatnya, Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan penekanan kuat pada dimensi pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa Pancasila harus diimplementasikan secara konkret demi kemajuan daerah dan bangsa.

​“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diamalkan dalam tindakan nyata. Semangat persatuan dan gotong royong harus terus kita jaga agar Gresik semakin maju dan Indonesia semakin kuat,” tegas Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini.

​Pesan ini sejalan dengan tujuan inti peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yaitu memperkokoh tekad bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memastikan ideologi bangsa tetap menjadi pedoman utama.

​Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyatakan kehadiran unsur TNI dalam upacara ini merupakan bentuk nyata komitmen untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

​“Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita semua agar terus menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

​Rangkaian upacara berlangsung penuh makna, meliputi pengibaran bendera Merah Putih, momen mengheningkan cipta untuk menghormati para pahlawan, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan ikrar setia kepada ideologi negara.

Seluruh rangkaian ini mencerminkan semangat juang para pahlawan yang berhasil mempertahankan ideologi bangsa dari berbagai ancaman, menegaskan bahwa Pancasila adalah harga mati yang tidak bisa digantikan.​(Pen0817/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *