November 30, 2025

Waka Polresta Hadiri Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bangsit Bencana Alam di Wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara TA 2025 di Kodam VI MLW

0

 

TNIPolrinews.com | Balikpapan –

Dalam Rangka kesiap siagaan bencana jajaran Profinsi Kalimantan Timur bersama FKPD jajaran mengelar Apel Kebersamaan Pada hari Sabtu tanggal 22 November 2025 Pukul 08.00 Wita bertempat di Lapangan Makodam VI/Mulawarman Jl. Jend. Sudirman Kel. Telaga Sari Kec. Balikpapan Kota . Telah dilaksanakan Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bangsit Bencana Alam Di Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara TA 2025 .Selaku Pimpinan Apel Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. Dan Selaku Komandan Apel Danyon Zipur 17/AD Letkol Czi Uda Anandhuha. Diikuti ± 1500 Orang.

Serta Hadir Dalam Apel konsolidasi kesiap siagaan Bencana :

1. Pangdam VI/Mlw Mayjend Rudi Rahmat Nugraha S.I.P M.Sc.
2. Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol. Dr. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si.
3. Irdam VI/Mlw Brigjen TNI Unang Sudargo, S.H., M.M.
4. Kabinda Kaltim, Brigjen TNI Priyanto Eko Widodo. S.I.P
5. Komandan Grup 4 Kopassus, Brigjen TNI Suharma Zunam, S. A. P., M. Si.,
6. Staf Khusus Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik – Irjen Pol. Edgar Diponegoro, S.I.K., M.H.
7. Para Asisten Kasdam VI/Mlw
8. Kasrem 095/ASN, Kolonel Inf Priyanto Eko Widodo S.I.P.
9. Wakil Walikota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M
10. Dandim 0905 Balikpapan, Kolonel Inf Denny Salurerung. S.Sos,
11. Danlanal Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, S.H., M.M.D.S.
12. Kadisops Lanud Dhomber, Letkol Nav Bayu Reza.
13. Wakapolres Balikpapan AKBP Hendrik EB,SH, Sik.
14. Wadansat Brimob Polda Kaltim, AKBP Muhammad Ali., S.I.K.,
15. Kepala Kejaksaan Tinggi Prov. Kaltim diwakilkan oleh Asisten Pidana Militer Kejati Kaltim, Kolonel Joko Sutikno.
16. Kepala BNN Provinsi Kalimantan Timur diwakili Kasubag umum, Anton kurniawan
17. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Drs. H. Alimuddin, M.Si.
18. Ketua DPRD Prov. Kaltim Diwakili oleh, Sekretariat Komisi II Nur Hadi Saputra, S.H., M.H.
19. Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan – Dr. Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, M.Si.
20. (Plt.) Deputi Bidang Sarana dan Prasarana – Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga, M.Eng.Sc.
21. Staf Khusus Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik – Irjen Pol. Edgar Diponegoro, S.I.K., M.H.
22. Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan – Mia Amalia, S.T., M.Si, Ph.D.
23. Staf Khusus Bidang Audit dan Pengawasan Pembangunan – DR. Binsar H. Simanjuntak Ak, MBA, CPMA, CFr.A., CA. QIA.
24. Plt. BPBD Kaltim, Yasir S.E.,M.Si.
25. Para Tamu Undangan

Adapun Susunan Acara apel meliputi :
-Komandan apel memasuki lapangan apel, pasukan disiapkan.
-Komandan apel memasuki lapangan apel.
-Penghormatan Pasukan Kepada Pimpinan Apel.
-Laporan Pim.Apel mpd Irup.
-Amanat.
-Pembacaan doa
-Laporan komandan apel kepada pimpinan apel.
-Penghormatan pasukan kepada pimpinan apel.
-Pimpinan Apel Berkenan Meninggalkan lapangan apel.
-Pasukan diistirahatkan.
-Dilanjutkan pengecekan kendaraan Sar dan Peralatan pendukungnya dari berbagai instansi.
-Ramah Tamah.
-Di lanjutkan Vicon
-Penutup.

Dengan pelibatan peserta apel .
Susunan Pasukan Apel sbb :

1. 1 Peleton Satsik Ajendam VI Mulawarman.
2. 1 Peleton Gabungan Denpom Kodam VI Mulawarman, Denpom Lanal Balikpapan dan Denpom Lanud Dhomber.
3. 1 Peleton Grup 4 Kopassus.
4. 1 Ajendam Kodam VI Mulawarman
5. 1 Peleton Yonif 611/AWL.
6. 1 Peleton Zipur 17/ AD.
7. 1 Peleton Kodim 0905/BPP.
8. 1 Peleton Lanal Balikpapan
9. 1 Peleton Lanud Dhomber.
10. 1 Ssk Satbrimob Polda Kaltim.
11. 1 Peleton Ditpolairud Polda Kaltim.
12. 1 Peleton Dishabara Polresta Balikpapan.
13. 1 Peleton Basarnas Balikpapan.
14. 1 Peleton BPBD Kota Balikpapan.
15. 1 Peleton Satpol PP Kota Balikpapan.
16. 1 Peleton Linmas Satpol PP Kota Balikpapan.
17. 1 Ssk Gabungan PNS dan Kwarda Pramuka Balikpapan.

E. Amanat Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. :

Amanat Irup
” Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kita diberikan kesehatan dan dapat berkumpul pada pagi hari ini dalam suasana kesiagaan untuk melaksanakan Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam di wilayah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Apel ini merupakan langkah penting dan wujud konkret untuk memastikan bahwa seluruh kekuatan TNI, Polri, perangkat daerah, serta unsur masyarakat berada dalam keadaan siap siaga dalam mengantisipasi bencana alam, baik banjir, puting beliung, tanah longsor, abrasi, bahkan tsunami—meskipun kita berharap hal tersebut tidak terjadi. Namun demikian, antisipasi tetap harus kita lakukan mengingat sebagian wilayah Kalimantan Timur berada di kawasan pesisir Selat Makassar.” tegasnya.

Kalimantan Timur merupakan wilayah yang sangat luas dan dinamis, dengan cakupan kurang lebih 127.000 km² terdiri dari 10 kabupaten/kota, 105 kecamatan, 1.040 desa, dan 144 kelurahan. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami telah menerima amanah dan perintah langsung dari Presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan, khususnya bencana alam. Tadi kita telah melihat bersama kesiapan sarana transportasi, alat komunikasi, serta perlengkapan lainnya. Pastikan seluruh peralatan penanganan bencana dalam kondisi siap digunakan, kapan pun dan di mana pun diperlukan. Apel siaga hari ini memastikan bahwa apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di Kalimantan Timur—semoga dijauhkan dari itu—kita telah siap menghadapinya, baik bencana banjir, puting beliung, tanah longsor, maupun abrasi di wilayah pesisir. Selain itu, seluruh peralatan baik di darat maupun di laut, sarana transportasi, komunikasi, hingga power supply harus berada dalam kondisi siap pakai. Yang tidak kalah penting adalah memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, terutama banjir, tanah longsor, serta insiden di area wisata air yang seringkali menimbulkan korban.

Oleh karena itu, Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri harus selalu siap mengantisipasi berbagai kemungkinan tersebut. Kehadiran kita pada apel ini merupakan wujud apresiasi terhadap kesiapsiagaan yang menjadi harga mati dalam menghadapi potensi bencana. Disiplin adalah kekuatan kita, dan ketangguhan Kalimantan Timur berada di tangan kita semua. Kita juga harus siap dalam menghadapi potensi bencana pada bangunan bertingkat. Meskipun Kalimantan Timur tidak memiliki terlalu banyak gedung tinggi, beberapa kawasan seperti wilayah Otorita IKN memiliki konsentrasi bangunan modern sehingga perlu antisipasi khusus. Saudara-saudaraku sekalian, kesiapan dan kesetiaan kita dalam mengantisipasi bencana adalah sebuah keharusan. Edukasi kepada masyarakat harus terus digencarkan agar mereka memahami risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kepada Bapak Panglima dan seluruh jajaran TNI-Polri, kami mengucapkan terima kasih atas kesiapan dan kesigapannya. Akhirnya, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pada pagi hari ini kami menyatakan dimulainya kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi di Kalimantan Timur.

Kegiata Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bangsit Bencana Alam Di Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara TA 2025 berakhir Pukul 10.30 Wita. Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan tertib.

Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2025 berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan. Kehadiran unsur TNI, Polri, perangkat daerah, serta instansi terkait lainnya menunjukkan tingginya tingkat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya antisipasi bencana di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Seluruh pasukan, sarana prasarana, serta kendaraan pendukung yang ditampilkan dalam gelaran apel berada dalam kondisi siap operasional. Namun demikian, perlu dilakukan pengecekan berkala terhadap peralatan tertentu yang berpotensi mengalami gangguan teknis apabila tidak digunakan dalam jangka waktu panjang. Selain itu, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan terpadu secara rutin dinilai penting untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga, terutama menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat pada akhir tahun.

Kegiatan Apel kebersamaan ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam memperkuat koordinasi dan respons awal penanganan bencana di daerah, serta menjadi momentum positif untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan dan kesiapan menghadapi bencana alam.

Dengan demikian Tetap diperlukan monitoring setiap perkembangan situasi di wilayah guna pelaksanaan pengamanan personil materil serta kegiatan yang bersifat Pencegahan “. Tambah Kasi Humas Polresta Balikpapan.
Lilik.S- Djoko.K

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *