Pelatihan SLHS Tingkatkan Standar Dapur Sehat di Gunung Batu dan Cibitung

Tnipolrinews.com |
Pandeglang, 02/12/2025 Sebanyak 94 relawan dari Dapur Gunung Batu dan Dapur Cibitung, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, mengikuti Pelatihan Sanitasi dan Higiene Penjamah Makanan (SLHS) sebagai langkah peningkatan kualitas dapur masyarakat agar makanan yang dihasilkan aman dan higienis.
Pelatihan SLHS digelar untuk meningkatkan kemampuan relawan mengenai kebersihan pengolahan makanan, standar sanitasi dapur, serta pencegahan risiko kontaminasi pangan.

Kegiatan diikuti oleh 94 relawan (masing-masing dapur 47 orang). Hadir memberikan dukungan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap peningkatan kualitas dapur masyarakat:
Perwakilan Kecamatan Munjul,
Kapolsek Munjul,
Danposmil Munjul,
Kepala UPT Kecamatan Munjul,
Korluh BKKBN Kecamatan Munjul,
Kepala Desa Gunung Batu Ata Kusmana, S.IP,
Kepala Desa Cibitung sahroni,
Kepala SPPG Gunung Batu Muslih, S.,
Kepala SPPG Cibitung Sanudin,
Tokoh agama Ustadz Juhri selaku pemimpin doa,
Sahroni selaku PIC Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia, hadir langsung dari Banten sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kualitas dapur masyarakat.

Narasumber utama adalah Eha Julaeha, S.Kep., Ners dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, yang memberikan materi inti mengenai standar SLHS.
Pelatihan berlangsung di Dapur MBG Kp Cisampur RT 02 RW 05, Desa Gunung Batu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dilaksanakan pada Selasa, 02 Desember 2025.
Pelatihan ini diselenggarakan untuk memastikan setiap relawan memiliki pemahaman yang benar tentang higiene penjamah makanan sehingga proses pengolahan makanan di dapur masyarakat aman, sehat, dan sesuai standar.

Pelatihan berjalan melalui beberapa tahapan:
pembukaan dan pemaparan tujuan kegiatan,
penyampaian materi SLHS,
demonstrasi cara pembersihan alat dan sanitasi dapur,
praktik cuci tangan enam langkah,
simulasi pengolahan makanan dalam jumlah besar,
evaluasi serta dialog langsung dengan narasumber,
penutup dan doa oleh Ustadz Juhri.

Para relawan juga menerima sertifikat sebagai pengakuan kompetensi dan tanggung jawab dalam pengelolaan dapur sehat.
Kutipan Narasumber
Eha Julaeha, S.Kep., Ners menyampaikan:
“Pelatihan ini bukan hanya teori, tetapi komitmen bersama agar setiap makanan dari Dapur Gunung Batu dan Cibitung benar-benar aman dan higienis. Semangat para relawan sangat luar biasa, dan kami akan melakukan monitoring setiap bulan untuk memastikan standar ini diterapkan di lapangan secara konsisten.”
Reporter: Sahroni