Februari 19, 2026

Sebelas Pemilik Kios, 43 Pedagang Los, dan 7 Pedagang yang Terdampak Kebakaran di Pasar Pagi, Terima Santunan Kerohiman dari Bupati Pemalang

0
IMG-20251227-WA0148

PEMALANG, tnipolrinews.com – Kepala Diskoperindag Fera Djokosusanto melaporkan bahwa pedagang pasar Pagi Pemalang yang di blok depan sesuai register itu ada 120 dari sistem aktifikasi register yang ada dan yang aktif 61.

“Kami cocokkan antara data yang dikomputer kami dengan yang dilakukan petugas retribusi yang setiap hari di blok itu, dari tracking kami baik secara sistem komputer dengan rincian 11 pemilik kios, 43 pedagang los, dan 7 pedagang sekitar,” ungkapnya saat acara penyerahan santunan kerohiman oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Sasana Bhakti Praja, Jumat (26/12/2025).

Fera juga menyatakan keprihatinan yang mendalam dari segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang atas kejadian yang menimpa pedagang semua ini bukan hanya saja bencana melainkan kondisi atau keadaan yang merupakan keprihatinan bersama pedagang pasar pagi Pemalang.

Turut Hadir Mendampingi Bupati Anom diantaranya  Pj Sekda Endro Johan Kusumo, Kapolres Pemalang yang diwakili Kapolsek Pemalang, OPD terkait, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang dr. Noor Faizah Maenofie.

Dalam hal ini kegiatan Kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap para pedagang terdampak kebakaran Pasar Pagi Pemalang kembali ditunjukkan melalui penyerahan santunan kerohiman oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Sasana Bhakti Praja.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 61 pedagang secara proporsional, masing-masing kepada 11 pemilik kios, 43 pedagang los, dan 7 pedagang sekitar, dengan harapan dapat meringankan beban sekaligus memotivasi para pedagang untuk bangkit kembali.

Dalam sambutanya Bupati Anom menerangkan kami Pemerintah Kabupaten Pemalang mempunyai niat baik setelah berkoordinasi dengan Polres untuk bisa segera dilaksanakan pembersihan dalam waktu 3 atau 4 hari setelah selesai kita akan langsung coba untuk laksanakan pembangunan lagi kios-kios sehingga bisa segera dimanfaatkan, memasuki bulan puasa dan lain-lain kondisi pasar pagi sudah bisa kembali beraktivitas normal tentunya bersama pemerintah daerah untuk sama-sama menjadikan kawasan pasar pagi ini lebih layak sehingga semua bencana seperti kebakaran ataupun apa lebih bisa kita atasi.

“Kami dari Pemda bersama-sama seluruh jajaran mengucapkan ikut Belasungkawa dengan kondisi bencana kemarin” segala upaya sudah kita lakukan tapi memang bencana tidak bisa kita hindari sehingga dampaknya cukup besar tapi insya Allah tadi kita sudah merapatkan, membahas bersama – sama dinas terkait untuk bisa segera melakukan pemulihan,” pungkasnya.

(Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *