Januari 13, 2026

Dinas PMD Bersama Unsur Terkait Turun Langsung Cari Solusi Dampak Banjir Tahunan di Lampung Selatan

0

LAMSEL, Tnipolrinews.com –

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) turun langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Palas, Sragi, dan Ketapang, Senin (5/1/2026), untuk meninjau kondisi masyarakat sekaligus membahas solusi jangka panjang atas dampak banjir tahunan yang kerap terjadi.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas PMD Lampung Selatan, Camat Palas, perwakilan unsur Uspika, Ketua Forum CSR Lampung Selatan, Ketua Dekopin, Ketua Forum Desa Wisata Lampung Selatan, Plt Rektor UIM, serta kepala desa, warga, dan perwakilan kelompok tani (Gapoktan). Rombongan mendatangi langsung desa-desa terdampak dan berdialog dengan masyarakat terkait dampak genangan air yang berlangsung berbulan-bulan, terutama terhadap sektor pertanian.

Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Erdiyansyah, menyampaikan bahwa banjir yang terjadi hampir setiap tahun menyebabkan banyak sawah tidak dapat ditanami padi dan berujung pada gagal tanam maupun gagal panen. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah antisipatif agar ekonomi masyarakat, khususnya petani, tetap berjalan.

“Pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi musibah seperti banjir. Selain penanganan banjir, desa-desa yang sering terdampak perlu memikirkan alternatif kegiatan ekonomi ketika padi tidak bisa ditanam,” ujar Erdi.

Menurutnya, salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah budidaya perikanan, seperti ikan nila salin, yang dinilai cocok diterapkan di lahan sawah terdampak banjir, sebagaimana telah berhasil dilakukan di sejumlah daerah lain.

Terkait penanganan banjir secara fisik, Pemkab Lampung Selatan akan menampung aspirasi masyarakat dan terus berkoordinasi dengan instansi teknis terkait, seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sekampung, Dinas PUPR, dan BPBD, termasuk dalam perbaikan tanggul yang jebol serta upaya percepatan surutnya genangan air.

Erdi menambahkan, langkah kolaboratif yang dilakukan tersebut sejalan dengan program Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., M.BA, yang secara aktif mendorong penerapan konsep pentahelix dalam pembangunan daerah.

Konsep ini menekankan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha atau swasta, komunitas atau masyarakat, serta media untuk menciptakan solusi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, juga diserahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak melalui Forum CSR Lampung Selatan sebagai bentuk kepedulian lintas elemen. Sementara kebutuhan konsumsi selama kegiatan lapangan disiapkan oleh pihak desa dan kecamatan setempat.

Menutup kegiatan, Erdiyansyah mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang kurang baik akibat banjir, serta berharap genangan air segera surut agar aktivitas warga dapat kembali normal.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memantau perkembangan kondisi banjir dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan

 

BR 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *