Januari 13, 2026

Banjir Rendam Rumah Warga Kampung Karet, Arus Lalu Lintas di Panimbang Tersendat

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Pandeglang, Banten Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang pada Sabtu, 10 Januari 2026, menyebabkan banjir merendam sejumlah rumah warga di Kampung Karet, Desa Citereup, Kecamatan Panimbang. Selain menggenangi permukiman, banjir juga berdampak pada akses jalan umum, sehingga arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami hambatan.

Peristiwa banjir kembali terjadi dan merendam beberapa rumah warga serta badan jalan di Kampung Karet. Genangan air membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memperlambat laju kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Banjir ini berdampak langsung pada warga Kampung Karet yang rumahnya terendam air, serta para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, yang melintasi jalur tersebut.

Kejadian berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, setelah wilayah tersebut diguyur hujan selama beberapa jam sejak pagi hingga siang hari.

Lokasi banjir berada di Kampung Karet, Desa Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang merupakan salah satu jalur penghubung aktivitas masyarakat setempat.

Banjir diduga terjadi akibat curah hujan yang tinggi, ditambah dengan buruknya sistem drainase serta saluran air yang tidak mampu menampung debit air hujan. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap ke permukiman warga dan badan jalan.

Warga menyebutkan bahwa banjir kerap terjadi setiap musim hujan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung cukup lama.

Air dengan ketinggian bervariasi masuk ke rumah-rumah warga, merendam lantai rumah dan perabotan. Sementara itu, jalan utama tergenang, menyebabkan kendaraan harus melintas secara bergantian dan pelan. Beberapa pengendara bahkan memilih berhenti dan menunggu air surut karena khawatir kendaraan mogok.

“Kalau hujan deras, air cepat naik. Rumah dan jalan sering tergenang, aktivitas warga jadi terganggu,” ungkap salah seorang warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian materi dan terganggunya mobilitas warga tidak dapat dihindari. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan melakukan penanganan serius, seperti normalisasi saluran air dan perbaikan sistem drainase, agar banjir tidak terus berulang.

Warga dan pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada, mengingat curah hujan di wilayah Pandeglang masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

 

Jurnalis: Mukri 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *