Menjelang Ramadan, Petani Gula Aren Cibaliung Nikmati Lonjakan Permintaan dan Harga Stabil

Tnipolrinews.com |
19 januari 2026, Pandeglang – Menjelang bulan suci Ramadan, para petani gula aren di Kampung Gula Aren, Desa Cibaliung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, merasakan angin segar bagi perekonomian mereka. Permintaan gula aren yang meningkat tajam membuat hasil produksi lebih cepat terserap pasar, sementara harga jual dinilai cukup baik dan menguntungkan.
Gula aren yang dihasilkan para petani setempat dikenal memiliki kualitas yang baik, aroma khas, serta cita rasa alami tanpa campuran bahan kimia. Hal inilah yang membuat gula aren Cibaliung banyak diminati masyarakat, terutama menjelang Ramadan, saat kebutuhan bahan pangan tradisional untuk konsumsi rumah tangga maupun usaha kuliner meningkat.

Salah satu petani gula aren di Kampung Gula Aren mengungkapkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang paling dinantikan oleh para petani. Selain volume penjualan yang meningkat, harga gula aren juga relatif stabil bahkan cenderung naik dibandingkan hari-hari biasa.
“Kalau sudah mendekati Ramadan, permintaan biasanya naik. Pembeli datang dari berbagai daerah, ada yang untuk dijual kembali, ada juga untuk kebutuhan usaha makanan dan minuman. Harga pun lebih bagus, jadi hasil kerja kami lebih terasa,” ujarnya.

Proses produksi gula aren di Kampung Gula Aren masih dilakukan secara tradisional, mulai dari penyadapan nira pohon aren hingga pengolahan menjadi gula cetak. Meski membutuhkan tenaga dan ketelatenan tinggi, para petani tetap mempertahankan cara tradisional demi menjaga kualitas dan keaslian produk.
Meningkatnya permintaan gula aren ini secara langsung berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Cibaliung. Tidak hanya petani penyadap aren, tetapi juga warga lain yang terlibat dalam proses pengemasan dan distribusi ikut merasakan manfaatnya.

Para petani berharap, dukungan dari pemerintah daerah terus ditingkatkan, baik dalam hal pembinaan, pemasaran, maupun bantuan peralatan produksi. Dengan dukungan tersebut, produksi gula aren di Cibaliung diharapkan mampu berkembang lebih baik dan memiliki daya saing yang lebih luas di pasar regional maupun nasional.
Momentum Ramadan pun menjadi harapan besar bagi para petani gula aren di Kampung Gula Aren, agar hasil jerih payah mereka dapat memberikan kesejahteraan yang berkelanjutan serta menjaga kelestarian usaha gula aren sebagai warisan ekonomi dan budaya masyarakat Pandeglang.
Reporter: Madrowi