Pengajian Rutin Tingkat Desa Cijaralang Digelar di Masjid Kampung Cengkok

Tnipolrinews.com |
Pandeglang, Banten –
Pengajian rutin tingkat desa kembali digelar di Masjid Kampung Cengkok, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan keagamaan ini menjadi sarana penguatan keimanan, silaturahmi, serta kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Pengajian tingkat desa tersebut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT dan RW, serta masyarakat Desa Cijaralang dari berbagai kampung. Antusiasme warga terlihat dari penuhnya area masjid hingga halaman sekitar lokasi pengajian.

Acara dipandu oleh Ustaz Namin selaku pembawa acara dan diawali dengan pembacaan basmalah. Selanjutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh dua santri cilik, M Rafa dan M Rifki, asal Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.
Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Desa Cijaralang. Dalam sambutannya, kepala desa menekankan dua fokus utama, yakni peningkatan keimanan dan ketakwaan masyarakat serta penyampaian program pembangunan desa yang sedang berjalan maupun yang direncanakan ke depan. Ia berharap pengajian rutin tingkat desa dapat menjadi penyeimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual masyarakat.

Pengajian kemudian dilanjutkan dengan tausiyah pertama oleh Ustaz Sadam, penceramah asal Kampung Buluh, Desa Cijaralang. Dalam tausiyahnya, Ustaz Sadam membahas tema awal bulan puasa, khususnya terkait penentuan hilal serta perbedaan metode antara Ahlussunnah wal Jamaah dan Muhammadiyah. Ia mengajak jamaah untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan bijak, saling menghormati, dan tetap menjaga persatuan umat.
Tausiyah kedua disampaikan oleh Ustaz Mulyadi dari Kampung Cengkok, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dalam penyampaiannya, Ustaz Mulyadi mengangkat tema awal puasa Ramadan dengan mengajak jamaah mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Ia menekankan pentingnya memperbaiki niat, meningkatkan ibadah, menjaga lisan dan perbuatan, serta memperkuat kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan Desa Cijaralang.

Kegiatan pengajian rutin tingkat desa ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan iman dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan penuh keikhlasan.
Pemerintah desa bersama tokoh masyarakat berharap pengajian rutin ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya membangun masyarakat Desa Cijaralang yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.
Jurnalis : Satim Kabiro pandeglang