Februari 11, 2026

PENGUNGSI PADASARI: 2.461 JIWA BERTAHAN DI LANTAI DINGIN, HANYA TERSEDIA 14 KASUR LIPAT 

0

—–

Tnipolrinews.com |

TEGAL , 10 Pebruari 2026 – kondisi ribuan pengungsi tanah bergerak di Desa padasari kecamatan jati negara, kabupaten Tegal, kini berada di titik yang memprihatinkan. Di balik rincian kerusakan bangunan yang masif, terselip fakta miris mengenai kondisi istirahat para pengungsi di depan titik posko yang tersebar.

Berdasarkan data laporan situasi terkini, dari total 2461 pengungsi .berdasarkan data laporan situasi terkini, dari total 2,461 pengungsi, fasilitas tempat tidur yang tersedia sangat lah minim. Tercatat hanya ada 14 unit kasur lipat dan 17 lembar matras di gudang logistik .artinya hampir seluruh pengungsi, termasuk 289 lansia dan 114 bayi serta balita, terpaksa tidur beralaskan tiker atau seprai di atas lantai beton yang dingin.

Dampak kesehatan mulai Terasa .keterbatasan alas tempat ini bukan sekedar masalah kenyamanan .melainkan ini sudah menjadi ancaman kesehatan serius,tim media di lapangan melaporkan adanya 119.

Kasus myalgia( nyeri otot) dan 143 kasus ISPA .paparan dingin dari lantai secara langsung setiap malam disinyalir menjadi faktor utama meningkatkan keluhan kesehatan tersebut, terutama bagi kelompok rentan.

Menanti Kepastian Relokasi
Mengingat masa tanggap Darurat yang ditetapkan selama 14 hari ( 3-16 Pebruari 2026 ), warga kini dihantui ketidakpastian
Dengan jumlah rumah rusak berat mencapai 413 unit, kembali kerumah bukan lagi sebuah pilihan, Fokus kini tertuju pada rencana relokasi di lahan perhutani yang masih dalam tahap kajian geologi.

“Kami membutuhkan dukungan nyata . Bukan sekedar angka. Kebutuhan akan alas tidur, selimut, dan perlengkapan hangat bagi bayi serta lansia sangat mendesak untuk mengurangi beban penderitaan warga di pengungsian,” ungkap perwakilan warga dalam laporan tersebut.

Upaya Penanganan
Pihak desa padasari terus berkordinasi dengan BPBD kabupaten Tegal dan instansi terkait mempercepat ditribusi bantuan logistik. Namun, bantuan dari pihak external dan masyarakat luas sangat diharapkan guna menutupi celah kekurangan fasilitas dasar di posko-posko pengungsian.

Kabiro Tegal Muchlasin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *