Februari 24, 2026

GUBERNUR JAWA TIMUR RESMIKAN PROGRAM PENANGANAN KUMUH TERPADU DI MOJOKERTO

0


TNIPOLRINEWS.COM
Mojokerto – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan permukiman melalui peresmian Program Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/02/2026) malam.


Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur. Turut hadir pula Kyai Asep selaku pengasuh pondok pesantren setempat serta Muhammad Al Barra (Gus Barra) selaku Bupati Mojokerto, bersama jajaran Forkopimda, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Sekar Abang RT 04 RW 02, Randegan, Pasinan, Kedundung, Kecamatan Magersari ini dipadati ratusan warga yang antusias menyaksikan momen penting tersebut. Suasana berlangsung khidmat saat para tamu undangan berdiri menyanyikan lagu kebangsaan sebelum prosesi simbolis peresmian dilakukan.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari transformasi kualitas hidup masyarakat. Program ini mencakup pembenahan infrastruktur, sistem sanitasi, drainase, akses jalan lingkungan, hingga penataan hunian agar lebih layak, sehat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Gus Barra menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap wilayahnya. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa terus diperkuat agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Kyai Asep dalam kesempatan tersebut juga memberikan doa dan pesan moral agar pembangunan yang dilakukan membawa keberkahan serta meningkatkan kesejahteraan warga tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan dan sosial.
Program Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi ini diharapkan menjadi model percontohan di berbagai daerah lain di Jawa Timur dalam menekan angka kawasan kumuh dan mendorong pertumbuhan wilayah berbasis lingkungan yang tertata.
Warga menyambut positif langkah konkret tersebut dan berharap pembangunan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut hingga tuntas dan memberi dampak nyata.
(Sevin/Agus Tri– TNIPOLRINEWS.COM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *