Kunker Ke Desa Cantik, Sudin Serap Aspirasi Warga Raja Basa : Butuh Polsek dan Perahu Evakuasi

Lamsel, Tnipolrinews.com –
Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, berubah menjadi ruang harapan saat ratusan warga berkumpul dalam agenda Kunker Anggota DPR RI Komisi III Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, S.E. Pertemuan ini menjadi wadah terbuka bagi masyarakat menyuarakan kebutuhan mendesak, terutama terkait keamanan dan kesiapsiagaan bencana, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, S.H., M.H., Wakil Kapolsek Kalianda, Bhabinkamtibmas Deni MT, serta tenaga ahli Sudin, Dr. Donal Haris Sihotang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat harapan bahwa aspirasi warga dapat ditindaklanjuti secara konkret.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, warga kembali menyoroti kebutuhan akan kehadiran Kepolisian Sektor (Polsek) di Kecamatan Rajabasa. Mereka menilai, keberadaan Polsek merupakan kebutuhan mendasar guna menjamin rasa aman sekaligus mempercepat pelayanan hukum di wilayah tersebut.
“Kami berharap ada Polsek di Rajabasa, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan dan rasa aman bisa lebih terjamin,” ujar salah satu warga.
Selain isu keamanan, ancaman bencana juga menjadi perhatian serius. Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Rajabasa, Rifai, menyampaikan kebutuhan mendesak akan sarana evakuasi berupa perahu darurat.
“Kami sangat membutuhkan perahu untuk evakuasi saat terjadi bencana,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, tenaga ahli Sudin, Dr. Donal Haris Sihotang, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan.
“Aspirasi masyarakat adalah pijakan utama. Komunikasi harus terus dijaga agar kebutuhan ini dapat diperjuangkan secara maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Sudin menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat untuk tetap dekat dengan masyarakat.
“Ini bukan sekadar kunker, tapi temu kangen. Jangan sampai setelah duduk jadi anggota dewan, lupa dengan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum dan keamanan, Sudin juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi praktik melanggar hukum seperti judi online dan pinjaman online ilegal.
“Hindari judi online, kita pasti kalah. Begitu juga pinjaman online, saat cair terasa mudah, tapi saat mengembalikan justru menyulitkan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga keselamatan anak, khususnya terkait penggunaan kendaraan bermotor di usia sekolah.
“Kalau anak masih sekolah, jangan diberikan kendaraan. Risiko kecelakaan sangat besar, bisa fatal atau berdampak seumur hidup,” pesannya.
Di sisi lain, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, memastikan pihaknya siap mengawal aspirasi masyarakat Rajabasa agar dapat direalisasikan.
“Di Rajabasa ini sangat dibutuhkan Polsek, apalagi lahannya sudah tersedia. Kami siap mengawal agar ini bisa menjadi prioritas pembangunan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Rifai menambahkan bahwa dengan jumlah 16 desa, Kecamatan Rajabasa sudah sangat layak memiliki Polsek sendiri.
“Sudah puluhan tahun kami belum memiliki Polsek. Ini kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Reses ini menjadi penegas bahwa persoalan keamanan dan kesiapsiagaan bencana masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dijawab. Aspirasi telah disampaikan, kini masyarakat menanti langkah nyata dari para pemangku kebijakan.
BR
