Peringati Hardiknas 2026, Kelurahan Wonokromo Gelar Nobar ‘Laskar Pelangi’ Bersama IPSM

Surabaya, Tnipolrinews.com |
Dalam rangka menumbuhkan semangat dan motivasi kehidupan masyarakat, Kelurahan Wonokromo, Kota Surabaya, melalui Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film inspiratif Laskar Pelangi.”
“Kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ini berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Wonokromo SS , RT 02 RW 05 Kelurahan/Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya pada Sabtu malam (2/5/2026). Mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, acara ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh ratusan warga yang antusias.
Acara tidak hanya menyuguhkan film karya sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana tersebut, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan tari dari anak-anak TK Swandayani, permainan interaktif dari Karang Taruna, serta bazar kuliner UMKM warga setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Wonokromo beserta jajaran, Kasi Kesra Kecamatan Wonokromo, Ketua IPSM, Ketua KPA, Ketua Karang Taruna, serta para Ketua RW dan RT di lingkungan setempat.”
“Ketua IPSM Kelurahan Wonokromo, Anton Christian Jaya, menjelaskan bahwa nobar ini merupakan salah satu program literasi dengan pendekatan edukatif. Meski dirilis pertama kali pada 2008, film adaptasi novel Andrea Hirata ini dinilai masih sangat relevan dengan nilai-nilai masa kini.

”Film ini sarat akan pesan moral, semangat pantang menyerah, dan nilai penting dalam dunia pendidikan. Karakter seperti Lintang yang gigih belajar meski jarak sekolah sangat jauh, serta Haikal yang penuh motivasi, diharapkan mampu menginspirasi siswa dan warga,” ujar Anton.
“Lurah Wonokromo,Prima Sri Poerwiendari, S.E., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif IPSM. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan di luar ruang kelas.
”Saya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan karakter siswa dan peningkatan literasi di masyarakat,” tutur Prima.”
“Senada dengan hal tersebut, pengasuh TK Swandayani, Ibu Dian, menyampaikan bahwa partisipasi anak didiknya dalam menari bertujuan untuk melatih keberanian mental di atas panggung.

”Kami berharap ke depan TK Swandayani terus maju mencetak generasi berakhlakul karimah sebagai penerus bangsa yang berkualitas,” ungkap Dian sembari menginformasikan bahwa sekolahnya kini tengah membuka pendaftaran peserta didik baru.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Wonokromo, M. Rama, juga menambahkan bahwa kegiatan ini sangat positif bagi kaum muda. “Ini adalah inspirasi nyata untuk membentuk karakter bangsa. Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan acara ini,” katanya.
Pantauan di lokasi, suasana nonton bareng berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga, terutama anak-anak didampingi orang tua, tampak menikmati film dengan duduk lesehan beralaskan tikar. Untuk menjaga antusiasme, Karang Taruna membagikan doorprize di sela-sela pemutaran film setiap satu jam sekali.
”Melalui film ini, kami ingin warga memahami bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Semoga menjadi inspirasi yang sehat bagibagi semua, tutup Anton di penghujung acara.”
“Triwono”
