Mei 21, 2026

Tak Cuma Intruksi, Bupati Egi Jadi Contoh Lewat Aksi Gertak

0

Lamsel, Tnipolrinews.com

Pagi itu, suasana di sekitar Gerbang Tol Kalianda hingga kawasan Lapangan Expo tampak berbeda.

Di tengah barisan aparatur sipil negara (ASN) yang sibuk memungut sampah, merapikan taman, dan membersihkan sisi jalan, terlihat sosok Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, ikut membungkuk mengambil sampah dari pinggir jalan.

Ia tidak berdiri memberi aba-aba dari kejauhan. Tidak pula hanya melepas peserta lalu kembali ke kantor. Kamis (21/5/2026) itu, Radityo Egi memilih berada di tengah para pegawainya, ikut bekerja, berkeringat, dan memberi contoh langsung dalam kegiatan Gerakan Serentak (Gertak) Hijau, Elok, Lestari, Asri, Unggul (HELAU).

Pemandangan itu menjadi pesan kuat, menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar program pemerintah melalui Gertak HELAU, melainkan budaya yang harus dibangun bersama, dimulai dari teladan seorang pemimpin.

“Hari ini kita bersama seluruh perangkat daerah Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan kegiatan Gertak HELAU. Ini kegiatan rutin untuk menciptakan suasana lingkungan yang bersih, hijau, elok, lestari, aman, dan unggul,” ujar Bupati Egi di sela kegiatan.

Gertak HELAU sendiri digelar serentak dengan melibatkan seluruh perangkat daerah. Titik-titik pembersihan dibagi di sejumlah kawasan strategis, mulai dari area Gerbang Pintu Tol Kalianda hingga Lapangan Expo Kalianda, wilayah yang menjadi wajah utama ibu kota kabupaten.

Namun bagi Egi, aksi bersih-bersih itu bukan hanya soal sapu, kantong sampah, atau taman yang rapi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan upaya membangun kesadaran kolektif bahwa wajah daerah tidak hanya dibentuk oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kebiasaan masyarakat dalam menjaga ruang hidup bersama.

“Kita ingin lingkungan di Kabupaten Lampung Selatan ini bisa bersih, tertata rapi, dan indah. Jadi semuanya bergerak bersama-sama membersihkan lingkungan,” katanya.

Gerakan itu juga, lanjutnya, menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap program Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia Asri, yang menekankan pentingnya pembangunan berbasis kelestarian lingkungan.

Di sela kegiatan, langkah Egi tak berhenti pada aksi bersih-bersih. Ia juga menyempatkan diri meninjau kawasan pedagang di sekitar Gedung Olahraga Way Handak.

Di lokasi itu, ia melihat langsung dinamika para pedagang kecil yang menggantungkan penghidupan di ruang publik. Pemerintah daerah, katanya, tidak ingin menertibkan dengan pendekatan kaku, tetapi melalui penataan yang memberi ruang tumbuh sekaligus menjaga keteraturan.

BACA JUGA: Cegah Penyebaran Virus Corona, Satgas TMMD Semprot Desinfektan Fasilitas Umum
“Nanti akan kita siapkan satu titik lokasi khusus untuk para pedagang supaya lebih tertata. Boleh berjualan, tapi harus sama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Pernyataan itu menegaskan satu hal, pembangunan kota bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang menyeimbangkan kebutuhan ekonomi masyarakat dengan kualitas lingkungan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Gertak HELAU bukan agenda seremonial mingguan. Program ini didorong menjadi gerakan budaya, menghidupkan kembali semangat gotong royong yang selama ini menjadi identitas masyarakat Indonesia.

Bupati Egi berharap semangat itu tidak berhenti di kalangan aparatur pemerintah, melainkan menular ke seluruh lapisan masyarakat.

“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *