Ketua DPC GAIB Perjuangan Geram, Bupati Pandeglang Mangkir dari Pertemuan dengan Aktivis dan Media

Tnipolrinews.com | Pandeglang –
11 Juni 2026 – Ketua DPC GAIB Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Iwan, mengaku geram dan kecewa atas tidak hadirnya Bupati Pandeglang dalam pertemuan yang telah dinantikan oleh gabungan aktivis, organisasi masyarakat, dan media online Pandeglang-Lebak Selatan di Pendopo Kabupaten Pandeglang.
Menurut Iwan, kehadiran Bupati sangat diharapkan untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik. Namun hingga kegiatan berlangsung, Bupati tidak hadir sehingga menimbulkan kekecewaan dari para peserta yang telah datang dengan harapan memperoleh jawaban secara terbuka.
“Bupati tidak hadir. Kami sangat menyayangkan hal ini karena masyarakat membutuhkan penjelasan langsung dari pimpinan daerah. Kami berharap ada keseriusan dalam menyikapi berbagai persoalan yang kami sampaikan,” tegas Iwan.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah dugaan rangkap jabatan atau double job yang melibatkan oknum berstatus ASN maupun guru PPPK yang juga menjabat sebagai anggota BPD. Menurut Iwan, persoalan tersebut harus dibuka secara transparan dengan menunjukkan dokumen resmi dan rekomendasi dari instansi terkait.
Iwan menjelaskan bahwa pihaknya telah menghimpun berbagai informasi dan dokumen dari sejumlah instansi, termasuk kecamatan, DPMD, Inspektorat, dan Dinas Pendidikan. Oleh karena itu, GAIB Perjuangan bersama gabungan aktivis dan media online Pandeglang-Lebak Selatan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga memperoleh kejelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami akan turun langsung dan mengawal persoalan ini. Jika memang ada dokumen resmi terkait pengangkatan anggota BPD yang berstatus guru PPPK maupun ASN, maka harus dibuka secara terang benderang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

GAIB Perjuangan menegaskan bahwa langkah pengawalan ini dilakukan demi mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan. Mereka juga meminta DPRD Kabupaten Pandeglang dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk memberikan penjelasan kepada publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bupati Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadirannya dalam pertemuan tersebut maupun mengenai persoalan dugaan rangkap jabatan yang menjadi sorotan masyarakat.
Sumber: Iwan gaib perjuangan
Jurnalis: Sahroni
Kaperwil: Banten
