Juli 16, 2026

Sampah Menumpuk Dua Hari di SPPG Teluklada Sobang, Bau Menyengat Ganggu Lingkungan, Pengangkutan Belum Dilakukan

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Pandeglang, Banten Rabu, 15 Juli 2026
Tumpukan sampah yang dibiarkan selama dua hari di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan. Kondisi tersebut memunculkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas di sekitar lokasi dan menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Permasalahan yang terjadi adalah menumpuknya sampah di area SPPG Teluklada yang hingga dua hari belum dilakukan pengangkutan. Tumpukan sampah berupa kantong plastik, kardus bekas, dan limbah lainnya terlihat menumpuk di sekitar tempat penampungan sementara, sementara aroma tidak sedap tercium cukup kuat.

Lokasi tersebut merupakan SPPG Teluklada dengan ID SPPG: 1XR6WRZP003, yang berada di bawah naungan Yayasan Safari Pramadani Rahayu. Saat dikonfirmasi awak media, Kepala SPPG Teluklada, Bapak Alberet Hutabarat, membenarkan bahwa sampah memang belum diangkut selama dua hari.

Kondisi tersebut ditemukan dan didokumentasikan pada Rabu, 15 Juli 2026, sekitar pukul 13.10 WIB. Menurut keterangan Kepala SPPG, sampah telah menumpuk sejak dua hari sebelumnya.

Peristiwa ini terjadi di Badan Gizi Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Berdasarkan penjelasan Kepala SPPG, keterlambatan pengangkutan terjadi karena pihak pengelola sampah belum datang mengambil sampah yang telah menumpuk. Meski pihak SPPG mengaku sudah berulang kali menghubungi pihak yang bertanggung jawab atas pengangkutan, hingga berita ini disusun belum ada tindak lanjut.

Akibat belum diangkutnya sampah selama dua hari, tumpukan sampah terus bertambah dan mengeluarkan bau menyengat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi kenyamanan lingkungan kerja, menimbulkan pencemaran, serta berpotensi menjadi sumber berkembangnya lalat maupun bakteri apabila tidak segera ditangani.

Kepala SPPG Teluklada, Alberet Hutabarat, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak pengangkut sampah agar segera dilakukan pembersihan. Namun hingga saat ini sampah masih berada di lokasi.

Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat perhatian dari pihak yang bertanggung jawab atas layanan persampahan. Mengingat SPPG merupakan fasilitas pelayanan pemenuhan gizi yang berkaitan dengan pengelolaan makanan, kebersihan lingkungan menjadi aspek penting yang harus dijaga agar tetap memenuhi standar sanitasi dan tidak mengganggu aktivitas pelayanan.

Hingga berita ini diterbitkan, tumpukan sampah masih terlihat berada di area SPPG Teluklada dan belum dilakukan pengangkutan. Pihak pengelola berharap instansi terkait segera mengambil langkah cepat agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekitar

Jurnalis: Mukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *