Agustus 12, 2026

JAMNAS XII, Koncab Lampung Selatan Dibiayai Mandiri, Rp142,4 Juta Dikumpulkan dari Peserta: Ke Mana Saja Anggarannya?

0

Lampung Selatan, TNIPOLRINEWS.COM —

Keikutsertaan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan dalam Jambore Nasional (JAMNAS) XII di Buperta Cibubur, Jakarta, pada 12–20 Agustus 2026, ternyata tidak dibiayai melalui bantuan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Harian Kwarcab Lampung Selatan, Sukadi, menegaskan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri oleh peserta. Pernyataan itu disampaikan kepada awak media usai kegiatan pelepasan kontingen di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (11/8/2026).

Menurut Sukadi, bukan hanya kebutuhan peserta yang dibiayai secara mandiri. Biaya campfee Pimpinan Kontingen dan Pendamping juga dibebankan kepada peserta.

“Biaya peserta mandiri. Untuk campfee Pimpinan Kontingen dan Pendamping dibiayai oleh peserta,” ungkap Sukadi.

Rp4,45 Juta Per Peserta

Hasil penelusuran awak media menunjukkan, setiap peserta dikenakan iuran sebesar Rp4.450.000.

Dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang, total dana yang dihimpun dari iuran peserta mencapai sekitar Rp142.400.000.

Nilai tersebut tentu bukan jumlah yang kecil. Karena seluruhnya berasal dari iuran peserta, publik dan para orang tua peserta patut mengetahui secara transparan bagaimana dana tersebut dikelola dan digunakan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dana Rp4,45 juta per peserta digunakan untuk berbagai kebutuhan, di antaranya seragam lengkap, kaos, tapis, sepatu, topi, campfee serta sewa bus.

Namun demikian, hingga saat ini belum seluruh rincian penggunaan dana tersebut disampaikan secara terbuka kepada publik, termasuk berapa nilai masing-masing komponen pengeluaran dan berapa biaya yang dialokasikan untuk campfee Pimpinan Kontingen serta Pendamping.

Tidak Ada Bantuan Pemkab

Hal lain yang menjadi perhatian adalah penegasan bahwa kegiatan JAMNAS XII tersebut tidak mendapatkan bantuan pembiayaan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Padahal, pelepasan kontingen dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Kontingen secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Lampung Selatan sekaligus Wakamabicab Lampung Selatan, Syaiful Anwar, didampingi Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto dan Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Rheni Apriyani.

Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan publik: jika tidak ada dukungan anggaran dari pemerintah daerah, sejauh mana dukungan Pemkab Lampung Selatan terhadap keberangkatan kontingen Pramuka yang membawa nama daerah tersebut?

Pertanyaan lainnya adalah terkait mekanisme penetapan iuran sebesar Rp4,45 juta per peserta. Apakah besaran tersebut ditetapkan melalui keputusan resmi organisasi? Apakah terdapat rincian anggaran atau RAB yang dapat diketahui peserta dan orang tua? Dan apakah setiap pengeluaran nantinya akan dibuatkan laporan pertanggungjawaban?

Transparansi Penggunaan Iuran Jadi Sorotan

Dengan total dana mencapai Rp142,4 juta, transparansi menjadi hal penting, terlebih dana tersebut berasal dari iuran peserta.

Masyarakat, khususnya orang tua peserta, tentu berhak mengetahui komponen biaya secara rinci agar tidak menimbulkan persepsi adanya pembebanan biaya yang tidak jelas.

Misalnya, berapa biaya sebenarnya untuk sewa bus? Berapa harga seragam, sepatu, topi, kaos dan tapis per peserta? Berapa besaran campfee yang dibayarkan untuk Pimpinan Kontingen dan Pendamping? Serta apakah terdapat sisa dana setelah seluruh kebutuhan tersebut dibayarkan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan untuk mempersoalkan keikutsertaan peserta dalam JAMNAS XII, melainkan sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana peserta.

Terlebih, kegiatan ini membawa nama Kwarcab Lampung Selatan, sehingga pengelolaan pembiayaan semestinya dapat dipertanggungjawabkan secara jelas kepada peserta dan orang tua.

Berangkat 11 Agustus 2026

Kontingen Lampung Selatan dijadwalkan mengikuti JAMNAS XII di Buperta Cibubur mulai 12 hingga 20 Agustus 2026.

Pelepasan kontingen berlangsung pada Selasa (11/8/2026) di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan.

Pelepasan tersebut menjadi momentum keberangkatan para peserta untuk mengikuti salah satu kegiatan besar Pramuka tingkat nasional.

Di tengah semangat membawa nama Lampung Selatan di tingkat nasional, persoalan pembiayaan mandiri dan besarnya iuran peserta menjadi bagian yang tidak kalah penting untuk mendapatkan penjelasan secara transparan.

Awak media masih membuka ruang konfirmasi kepada Kwarcab Lampung Selatan maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan lebih rinci mengenai dasar penetapan iuran Rp4,45 juta per peserta, rincian RAB, mekanisme pengelolaan dana Rp142,4 juta, serta laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *