Agustus 27, 2026

Djoko Kariyono, Ketua Koordinator Nasional 2 Pelita Prabu: Ajak Massa Demo Damai Demi Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa

0

Jakarta, Tnipolrinews.com

Di tengah dinamika kehidupan demokrasi yang berkembang di Indonesia penyampaian aspirasi di gedung DPR RI (27/08), berbagai elemen masyarakat terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi bangsa melalui penyampaian aspirasi secara terbuka dan damai. Salah satu tokoh yang turut menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam setiap gerakan masyarakat adalah M. Ng. Djoko Kariyono, S.Pd., CPSM., CPLA, selaku Ketua Koordinator Nasional 2 Pelita Prabu, Kamis 27 Agustus 2026.

Dalam keterangannya kepada awak media, Djoko Kariyono menegaskan bahwa setiap aksi unjuk rasa atau demonstrasi merupakan bagian dari hak demokrasi warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa seluruh elemen masyarakat harus mengedepankan sikap dewasa, menjaga ketertiban, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

“Indonesia adalah negara besar yang dibangun atas dasar kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun jangan sampai memecah belah persaudaraan antar anak bangsa,” ujar Djoko Kariyono.

Menurutnya, aksi penyampaian pendapat di muka umum harus menjadi sarana untuk memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah, bukan menjadi ruang yang memunculkan konflik atau perpecahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seluruh peserta aksi diimbau untuk tetap mematuhi aturan hukum, menjaga keamanan, serta menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

Djoko juga menekankan bahwa semangat nasionalisme harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap gerakan sosial. Ia mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, mahasiswa, hingga insan pers, untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

“Kesatuan dan persatuan bangsa adalah modal utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju. Jangan sampai perbedaan pandangan justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah persaudaraan kita,” tambahnya.

Pelita Prabu sebagai organisasi yang berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan, lanjut Djoko, senantiasa mendukung terciptanya suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Organisasi ini mendorong dialog, musyawarah, dan komunikasi yang baik sebagai solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Di sisi lain, Djoko Kariyono juga memberikan apresiasi kepada aparat TNI dan Polri yang terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam setiap kegiatan publik. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Para pengamat sosial dan tokoh masyarakat menilai bahwa seruan untuk menjaga persatuan di tengah dinamika demokrasi merupakan langkah yang sangat penting. Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa membutuhkan semangat kebangsaan yang kuat agar tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan.

Demokrasi yang sehat, kata Djoko, bukan hanya soal kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, setiap aspirasi hendaknya disampaikan dengan cara-cara yang santun, damai, dan tetap mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Menutup pernyataannya, Djoko Kariyono mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menanamkan semangat persaudaraan dan cinta tanah air.

“Mari kita jaga Indonesia dengan kebersamaan. Perbedaan adalah kekuatan, persatuan adalah kunci, dan gotong royong adalah jalan menuju Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkas Ketua Koordinator Nasional 2 Pelita Prabu tersebut.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *