Wahyu Widodo: Menuju Gemah Ripah Loh Jinawi dalam Mendaftar Bakal Calon Kepala Desa Sarwodadi Periode Th 2027-2035

Pemalang, tnipolrinews.com |
Wahyu Widodo, S.Hut., incumbent Kepala Desa Sarwodadi mendaftar Bakal Calon Kepala Desa Sarwodadi Periode Tahun 2027-2035. Berlangsung di Sekretariat Panitia Pendaftaran Kepala Desa, Desa Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, pada Hari Selasa, 1-9-2026.
Pantauan jurnalis tnipolrinews.com, rombongan pengiring Wahyu Widodo hadir ke sekretariat pada pukul 09.00 Wib, untuk menandatangani beberapa berkas pendaftaran bakal calon kepala desa periode tahun 2027-2035.
Pengiring merupakan perwakilan dari setiap RT (Rukun Tetangga) duduk dengan tertib di ruang Pendopo Desa Sarwodadi menyaksikan Wahyu Widodo menyelesaikan berkas pendaftaran.
Satu diantara perwakilan dari RT yang tak mau disebut namanya, mendukung dan siap selaku tim sukses sebab Wahyu Widodo mampu membaur pada masyarakat. Hadir di setiap warga yang terkena musibah dan dengan segera membantu. Hadir pada setiap resepsi yang digelar warganya.

“Dalam melayani semua warga dan menyelesaikan persoalan-peraoalan pada warganya, Beliau tampil di depan untuk mencari solusi,” ujarnya.
Akhirnya berpendapat bahwa dua bakal calon kepala desa, sama-sama memiliki kelebihan dan mungkin saja ada kelemahan. Harapanya bahwa Warga Desa Sarwodadi masih mengingat kebaikan Wahyu Widodo selama menjabat delapan tahun silam. Terlepas dari kelemahanya. Sebab tiap pimpinan tak ada yang sempurna dalam menjalankan amanatnya.
Disampaikan oleh Wahyu Widodo, S.Hut ., bahwa melakukan pendaftaran bakal calon kepala desa Sarwodadi periode tahun 2027-2035 untuk melanjutkan visi dan misi yang belum tuntas.
Agar Warga Desa Sarwodadi hidup “gemah ripah loh jinawi”, satu diabtara caranya, bidang pertanian, karena musim kemarau akan melakukan penyedotan di Kali Comal.

Lanjut Widodo bahwa bidang seni budaya, terutama Kesenian Brendung sudah dapat SK Kementrian Kebudayaan RI tahun 2025 yang ditandatangani oleh Mebteri Fadli Zon.
“Dapat dukungan dari warga dan istri serta saudara, tetapi berhasil tidaknya yang kedua kali saya pasrahkan kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Tengah hari, tandatangan atau mengisi berkas pendaftaran sudah selesai. Rombongan pengawal bakal calon kepala desa bergerak dari sekretariat dengan jalan kaki menuju ke rumah Wahyu Widodo yang berjarak sekitar 100 meter. Meski matahari tepat di tengah ubun-ubun orang berdiri, teriknya tak terlalu kuat sementara itu, angin bertiup lembut.
(Kustajianto)
