Bacakades Kendalsari Rintik Adri Mekowati Usung Semangat Gotong Royong

TNIPOLRINEWS.com, Pemalang —
Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rintik Adri Mekowati, mengusung semangat gotong royong dalam pencalonannya pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026.
Mantan Kepala Perawat Rumah Sakit Islam (RSI) Pemalang itu mengatakan, pengalamannya di bidang kesehatan mendorong dirinya untuk terus membantu masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Menurut Rintik, selama bekerja di bidang kesehatan, dirinya kerap membantu masyarakat yang belum memahami prosedur mendapatkan layanan melalui program BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada warga Kendalsari, tetapi juga masyarakat dari wilayah lain yang membutuhkan.
“Saya membantu seseorang, mempermudah seseorang biar Allah juga mempermudah saya lewat orang lain,” kata Rintik saat ditemui di rumahnya, Selasa (15/9/2026).
Meski kerap membantu masyarakat mengurus akses layanan kesehatan, Rintik mengaku tidak pernah meminta imbalan atas bantuan tersebut. Ia melakukan hal itu semata-mata agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan dengan lebih mudah.
Pengalaman tersebut kemudian semakin menguatkan niat Rintik untuk maju sebagai Bacakades Kendalsari. Ia ingin mengabdikan pengalaman dan tenaga yang dimilikinya untuk ikut memajukan desa.
“Saya terketuk hati saya. Dengan hati, saya maju kepala desa itu di Kendalsari dengan hati. Kenapa? Biar kita bareng-bareng maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rintik menilai Desa Kendalsari memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu desa percontohan. Selain memiliki wilayah yang luas, masyarakat Kendalsari dinilai memiliki tingkat pendidikan dan kemampuan ekonomi yang cukup baik.
Namun demikian, ia menyadari masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah terutama berkaitan dengan pemerataan pembangunan desa. Akan tetapi, Rintik menegaskan tidak ingin menyalahkan pemerintahan sebelumnya maupun pemerintahan yang sedang berjalan.
“Tapi bagaimana caranya kita hayo menata Kendalsari demi satu kebaikan, gotong-royong, kemajuan Kendalsari biar jadi yang terbaik di antara desa yang lain,” katanya.
Adapun visi yang dibawa Rintik dalam pencalonannya adalah “Gotong Royong adalah Utama”. Melalui visi tersebut, ia ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik warga yang memiliki kemampuan ekonomi maupun masyarakat kurang mampu, untuk bersama-sama membangun Desa Kendalsari.
Di sisi lain, Rintik juga memahami adanya keterbatasan Dana Desa (DD) yang semakin berkurang karena sebagian anggarannya dialokasikan untuk mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Oleh karena itu, Rintik memilih untuk tidak mengumbar janji kepada masyarakat. Sebaliknya, ia mengajak warga untuk duduk bersama, bermusyawarah, serta bergotong royong mencari solusi demi kemajuan desa.
“Ayo, rembuk bareng jadi satu. Gotong semua jadi satu. Jadilah Kendalsari yang terbaik di mata semuanya,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rintik pun meminta doa dan dukungan masyarakat Desa Kendalsari dalam proses pencalonannya sebagai kepala desa. Meski demikian, ia menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih harus diterima sebagai sosok terbaik bagi masyarakat Kendalsari.
“Dari saya pribadi, saya terima kasih sekali atas semuanya, saya mohon doa restu, dukungan semuanya untuk kesuksesan terbaik untuk Kendalsari. Siapa yang jadi, itu yang terbaik,” pungkasnya.***
Jurnalis : Suhari Putra Senja
