Meriah dan Penuh Khidmat, Pondok Pesantren Putri Inayah Manbaul Qur’an Gelar Maulid Akbar dan Wisuda Khataman Al-Qur’an

TNIPOLRINEWS.COM –
Sidoarjo, 13 September 2026 — Suasana penuh keberkahan dan keharuan menyelimuti Pondok Pesantren Putri “Inayah Manbaul Qur’an” yang berada di lingkungan perum Permata Tropodo Regency – Waru pada Minggu (13/9).

Pesantren yang diasuh oleh KH. Abdulloh Muhyiddin beserta Ummah Nyai Hj. Iffah Mahsunah Muhyiddin ini sukses menggelar peringatan Maulid Akbar yang dirangkai dengan Wisuda Khataman Al-Qur’an santriwati untuk kategori 30 Juz Bil Hifdzi, 30 Juz Bin Nadhor, serta Juz 30 Bil Hifdzi.

Rangkaian acara berlangsung dengan sangat khidmat dan meriah. Warga sekitar mencatat jumlah jamaah yang hadir jauh membludak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kehadiran ribuan jamaah ini menjadi bukti nyata pesatnya perkembangan pesantren dalam melahirkan generasi tahfidzul Qur’an yang berkualitas setiap tahunnya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh majelis dan ulama ternama, di antaranya:
Agus Isyroqi Nur Muhammad (Mojogeneng)
Sayyid Muhammad Sholeh Assegaf
Ibu Nyai Hj. Khotimatul Husna (Probolinggo) yang memberikan pencerahan rohani melalui tausiyahnya.

Dalam sambutan muqaddimahnya, Pengasuh Pesantren, Ummah Nyai Hj. Iffah Mahsunah Muhyiddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan seluruh pihak.
”Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusiasme serta bantuan dari keluarga ndalem, para wali santri, dan warga sekitar yang telah bergotong royong menyukseskan acara ini,” tutur Ummah.
Kekompakan dan kelancaran alur acara tidak lepas dari peran Agus Muis (putra Ummah sekaligus pengasuh pesantren) yang memimpin langsung persiapan teknis di lapangan bersama jajaran panitia
Pondok Pesantren Putri Inayah Manbaul Qur’an terus berkomitmen mencetak generasi putri yang unggul. Selain fokus utama pada pendidikan Tahfidz Al-Qur’an dan Diniyah Kitab Kuning, pesantren ini juga menyelenggarakan pendidikan formal bersertifikasi/berijazah resmi sesuai dengan jenjang kelas para santriwati.
Jurnalis//
// Bang Syam’s JK
