Polsek Gunung Anyar Berhasil Amankan Motor Tanpa Dokumen yang Rencananya Akan Dikirim ke Sumba NTT

TNIPOLRINEWS.COM –
Surabaya – Polsek Gunung Anyar berhasil mengamankan motor tanpa dokumen yang sah yang akan dikirim ke Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggunakan truk yang dikamuflase dengan perabotan rumah tangga pada Rabu 9 September 2026.
Modus tersebut dilakukan sopir berinisial MRM (55) dan kernet berinisial REH (27) dengan menyamarkan truk bernomor polisi ED 8114 CD warna kuning seolah-olah sedang mengangkut perabotan rumah tangga untuk mengelabui petugas kepolisian.
Aksi penyelundupan tersebut terungkap sekitar pukul 15.00 WIB saat petugas Polsek Gunung Anyar melakukan patroli rutin dan mencurigai truk over dimension overload (ODOL) yang melintas.
Melihat kondisi truk yang mencurigakan, petugas mengarahkan sopir menuju Polsek Gunung Anyar untuk dilakukan pemeriksaan dan menemukan 11 motor di dalam truk.
Kapolsek Gunung Anyar Iptu Tulus Wibowo membenarkan kasus tersebut terbongkar berkat kejelian petugas saat memantau kendaraan yang mengarah ke pelabuhan.
“Kronologis terbongkarnya kasus ini, pada saat kita melaksanakan patroli sore ditemukan ada satu unit truk sedang mengarah ke arah utara ke pelabuhan, di Jalan MERR Jalan Soekarno. Itu kita temukan truk itu kondisinya itu ODOL, jadi over dimension overload. Kita lakukan pemberhentian, setelah itu kita periksa, dan ternyata ada 11 unit kendaraan motor,” ujar Iptu Tulus Wibowo.
Setelah kendaraan dibawa ke Polsek Gunung Anyar dan diperiksa lebih mendalam, petugas menemukan indikasi pelanggaran dokumen pada sebagian kendaraan tersebut.

“Setelah itu kita arahkan untuk ke Polsek Gunung Anyar, kita buka, dan betul di sana ada 11 unit. Dan kita periksa lagi, kita mendalami, ternyata ada 7 kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen yang sah,” tegasnya.
Sebanyak 7 (tujuh) Unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen yang sah antara lain :
- Honda Beat Putih Nopol T 5323 YZ
- Yamaha Vixion Putih Hitam Nopol F 5764 NR
- Yamaha Custom Kuning Nopol B 6136 BMD
- Honda Supra Merah Hitam Nopol DK 2537 CD
- Honda Beat Hitam Strip Merah Nopol DK 6061 LR
- Suzuki Satria F Kuning tidak ada Nopol
- Yamaha Vixion Strip Biru Nopol P 4211 XV
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, belasan sepeda motor tersebut rencananya akan dikirim ke kawasan Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan rute memutar untuk mengelabui petugas.
“Rencana itu mau dikirim ke Sumba, NTT, cuma dia enggak langsung ke Sumba langsung, jadi muter ke Jawa Timur, terus ke Pelabuhan Perak,” jelas Iptu Tulus.
Untuk menyamarkan muatan, para pelaku menggunakan modus kamuflase dengan menumpuk berbagai perabotan rumah tangga di atas sepeda motor agar tidak terlihat dari luar.
“Menutup modusnya itu dikamuflase. Jadi ditutupi sama barang-barang lain. Di situ ada lemari, ada koper, terus ada kulkas juga, dan barang-barang lainnya. Jadi ditutupi rapi sehingga tidak terlihat dari luar,” tutupnya.
(A.G)
