RESMI TERBENTUK: FORUM WARTAWAN BEBAS (FWB) LABUHANBATU DEKLARASI INTELEKTUAL JURNALIS UNTUK LABUHANBATU BERSIH KKN & KAWAL VISI BUPATI

TNIPOLRINEWS.COM –
LABUHANBATU – Sebuah ikhtiar intelektual dan konsolidasi moral profesi jurnalis akhirnya mengkristal. Forum Wartawan Bebas (FWB) Labuhanbatu resmi terbentuk, Selasa (29/9/2026).
Deklarasi pembentukan FWB ini lahir dari sebuah bincang-bincang ringan yang substansial antara DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu bersama sejumlah Kepala Biro media online/cetak, wartawan dan aktivis di Kafe Ata Kamoe, Jalan Ahmad Yani Rantauprapat.
LATAR BELAKANG: KESAMAAN CITA-CITA LUHUR
Forum ini bukan sekadar paguyuban, melainkan sebuah gerakan kesadaran kolektif.
Latar belakang terbentuknya Forum Wartawan Bebas adalah kesamaan profesi dan cita-cita luhur demi terciptanya Labuhanbatu sebagai kabupaten yang bersih dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).
Di tengah derasnya arus informasi dan fragmentasi kepentingan, para jurnalis yang tergabung sepakat bahwa independensi adalah napas utama jurnalisme.
DARITER RITONGA: SAYA RESAH ATAS PENGKOTAK-KOTAKAN WARTAWAN
Inisiator sekaligus pelopor pembentukan FWB, Ketua DPC LSM Elang Mas Labuhanbatu, Dariter Ritonga menyampaikan keresahannya.
Sebagai pelopor dalam pembentukan FWB ini, saya resah atas pengkotak-kotakan wartawan/jurnalis di Labuhanbatu ini, ujar Dariter kepada media.
Menurut Dariter, segregasi dan polarisasi di tubuh jurnalis justru akan menghambat kemajuan daerah dan mengkerdilkan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi.
Pengkotak-kotakan ini dapat menghambat kemajuan visi-misi Bupati Labuhanbatu: Membangun Desa Menata Kota, Cerdas Bersinar. Padahal wartawan itu adalah mitra strategis pemerintah, bukan alat pengkotak-kotakan, tegasnya.
MENGAWAL INDEPENDENSI & NALAR KRITIS
Dariter berharap, dengan lahirnya FWB, independensi wartawan di Labuhanbatu dapat terjaga dan menciptakan iklim demokrasi yang lebih sehat.
“Kita berharap ke-independensian wartawan/jurnalis di Labuhanbatu ini dapat menciptakan situasi yang lebih baik lagi. Wartawan harus bebas, tidak terkooptasi, tidak terkotak-kotak, dan berani menyuarakan kebenaran demi kepentingan rakyat,” tutup Dariter.
Hadir dalam pertemuan deklarasi tersebut dari Aktivis dan sejumlah Kabiro media online dan cetak yang menyatakan komitmen untuk bergabung dalam Forum Wartawan Bebas Labuhanbatu.
Deklarasi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan FWB sebagai rumah besar bagi semua wartawan tanpa memandang bendera media, sebagai garda terdepan dalam mengawal Labuhanbatu yang bersih, cerdas dan bersinar.
Mahmud Efendi Ritonga, Kaperwil Sumut/ Tim
