SDN Salutome Poleroa Makuhi Terapkan Transparansi Dana BOS dan Budayakan Kebersihan Lingkungan Sekolah POLEROA MAKUHI

TNIPOLRINEWS.COM — 22 Oktober 2026, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Salutome, Desa Poleroa Makuhi, terus berupaya meningkatkan tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel. Salah satu langkah yang diterapkan pihak sekolah adalah mengedepankan keterbukaan dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sekaligus menanamkan budaya kebersihan lingkungan kepada seluruh warga sekolah.
Kepala SDN Salutome menyampaikan bahwa transparansi dalam pengelolaan Dana BOS merupakan hal penting untuk membangun kepercayaan serta mendukung peningkatan mutu pendidikan. Keterbukaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola sekolah yang baik dengan melibatkan para guru dalam memperoleh informasi mengenai penggunaan dana operasional sekolah.
Menurutnya, pengelolaan dana pendidikan yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat mendukung berbagai kebutuhan sekolah serta menunjang proses belajar mengajar agar berjalan lebih optimal.
Selain mendorong transparansi pengelolaan Dana BOS, pihak sekolah juga berupaya membudayakan kebersihan lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik agar terbiasa menjaga kebersihan, kedisiplinan, dan kenyamanan lingkungan belajar.
Meski demikian, SDN Salutome masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan bangunan dan kebutuhan penambahan ruang kelas. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pihak sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa beberapa bulan lalu bangunan sekolah telah menjalani pengecekan sebagai bagian dari proses yang berkaitan dengan program revitalisasi. Saat ini, pihak sekolah masih menunggu tindak lanjut dari program tersebut dengan harapan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dapat segera terpenuhi.
Berdasarkan keterangan kepala sekolah, SDN Salutome saat ini memiliki 89 orang peserta didik dan 15 orang guru. Dengan jumlah tersebut, dukungan terhadap ketersediaan fasilitas belajar yang memadai dinilai penting agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih baik.
Kepala SDN Salutome berharap, ke depan sekolah yang dipimpinnya dapat menjadi contoh dalam penerapan transparansi pengelolaan Dana BOS serta mampu mencetak peserta didik yang berkualitas dan berdaya saing.
“Harapan kami, semoga ke depan sekolah ini dapat menjadi contoh dalam penerapan transparansi Dana BOS. Kami juga berharap anak-anak didik kami mampu bersaing, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar Kepala SDN Salutome di Desa Poleroa Makuhi.
(stvn)
