April 11, 2026

Bahagia dengan Mengingat dan Menyebut Nama-Nya Oleh: Dr. M.Rosidi, S.H., M.H, (Dosen Jurusan Ilmu Hukum UMBS)

0

‎—–

TNIPOLRINEWS.COM |

” …Dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kalian berbahagia…”‎
‎(Q.S. 8 : 45)‎

Mungkin kita sering bertanya-tanya, bagaimanakah menghadirkan ‎kebahagiaan secara terus menerus dalam kehidupan ini? Adakah cara ‎sederhana agar kita selalu diliputi kebahagiaan?‎

Untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas ada baiknya kita belajar ‎dari pengalaman kita masing-masing. Pernahkah kita mencintai seseorang? ‎Apa yang sering kita lakukan untuk menunjukkan rasa cinta kita, sekaligus ‎menghadirkan rasa bahagia dalam diri kita?‎

Ya, menyebut namanya. Salah satu bukti rasa cinta seseorang yang akan ‎menimbulkan perasaan bahagia adalah seringnya menyebut nama orang atau ‎sesuatu yang dicintainya. Dengan terus menerus menyebut nama yang ‎dicintainya, maka seseorang akan merasakan kebahagiaan. Bahkan, ketika ‎orang lain menyebut namanya saja dapat menimbulkan getaran dalam hati ‎kita. Ada rasa senang dan bahagia ketika nama orang yang kita cintai disebut, ‎baik oleh kita sendiri maupun oleh orang lain. ‎

Demikian halnya, jika seorang hamba benar-benar mencintai Tuhannya, ‎maka dia akan terus menerus mengingat dan menyebut nama Tuhannya. ‎Karena hal ini akan menimbulkan perasaan bahagia tak terhingga. Perasaan ‎damai akan merasuki relung jiwanya. Ketenteraman akan bersemayam di ‎dalam batinnya. Dan ketenangan akan menghunjam ke dalam lubuk hatinya ‎yang paling dalam. Inilah rasa cinta yang sesungguhnya. Kebahagiaan akan ‎selalu hadir bagi para pencinta yang begitu tulus mengingat, menyebut dan ‎‎‘menghadirkan’ Dzat yang dicintainya, yakni Allah Swt.‎

Selain kebahagiaan yang didapat, mengingat dan menyebut nama Allah ‎akan menjadikan hati tenang dan damai. “Orang-orang yang beriman dan hati ‎mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan ‎mengingat Allah hati menjadi tenang.” (Q.S. Ar-Ra’du: 28)‎

Salah satu penyakit serius yang tengah melanda masyarakat modern ‎dewasa ini adalah kegamangan dalam menjalani hidup. Hal ini disebabkan ‎karena kondisi batin yang selalu gelisah, jiwa yang tidak tenang, serta hati ‎yang penuh kekhawatiran dan kecemasan.‎

Padahal, tidak jarang mereka yang mengalami kegelisahan batin dan ‎ketidaktenangan jiwa ini, jika dilihat dari kehidupan ekonominya bukanlah ‎orang-orang yang kekurangan. Bahkan banyak di antara mereka yang ‎berkelimpahan harta. Dari sisi materi semua tercukupi, bahkan berlebih, tetapi ‎dari sisi ruhani, mereka mengalami kekeringan dan kegersangan. Jasmani ‎mereka sehat, tapi ruhani mereka sakit. Raga mereka kuat, tapi jiwa mereka ‎rapuh.‎

Sesungguhnya, jika orang-orang yang mengalami keresahan jiwa, ‎kegelisahan batin, serta ketidaktenangan dalam hatinya mau kembali kepada ‎ajaran agama (Islam), pasti mereka akan menemukan jawaban atas persoalan ‎yang tengah dihadapinya.‎

Dalam Islam, al-Qur’an mengajarkan sebuah cara efektif untuk ‎menghilangkan keresahan jiwa, kegalauan hati dan kegelisahan batin. Cara ‎yang dimaksud adalah zikir. Ya, zikir yang berarti mengingat atau menyebut ‎‎(nama Allah Swt) adalah cara paling tepat dan efektif untuk menghilangkan ‎segala bentuk penyakit dalam hati kita.‎

Menurut Al-Ghazali, zikir merupakan aktivitas yang penting, bahkan satu-‎satunya cara yang tepat untuk memfokuskan hati hanya kepada Allah. Zikir ‎adalah cara untuk menenangkan hati dan menentramkan batin. Dengan ‎zikir, seeseorang akan mendapatkan sakinah, ketenangan dan kenyamanan ‎hidup.‎

Rasulullah Saw pernah mengilustrasikan perbedaan antara orang yang ‎berzikir dengan yang tidak berzikir. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan ‎oleh Abu Musa r.a. Rasullullah Saw pernah menegaskan, “Perumpamaan orang ‎yang berzikir kepada Allah dan orang yang tidak berzikir, adalah seumpama ‎orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari)‎

Dengan selalu mengingat dan menyebut nama Allah, merasakan ‎kehadiran-Nya di setiap gerak, langkah kaki, serta hembusan nafas kita, hati ‎kita menjadi tenang, jiwa pun merasakan kebahagiaan.‎

Senin , 8 Desember 2025.

Kaperwil TNIPOLRINEWS Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *