Februari 10, 2026

Banjir Rendam Jalan Raya Panimbang–Perdana, Aktivitas Warga Sukaresmi Terganggu

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Pandeglang – Banten Banjir kembali merendam Jalan Raya Panimbang–Perdana, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Senin, 9 Februari 2026, sekitar pukul 14.01 WIB. Peristiwa ini menyebabkan gangguan serius terhadap arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat yang melintasi jalur utama penghubung antarwilayah tersebut.

Banjir yang menggenangi badan jalan utama hingga menyebabkan kendaraan roda dua dan roda empat tersendat bahkan terhenti.

Peristiwa ini berdampak langsung pada masyarakat Kecamatan Sukaresmi, para pengguna jalan, pengendara sepeda motor, sopir kendaraan umum, serta warga sekitar yang beraktivitas di jalur Panimbang–Perdana.

Di Jalan Raya Panimbang–Perdana, wilayah Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Senin, 9 Februari 2026, sekitar pukul 14.01 WIB.

Banjir diduga kuat terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pandeglang dan sekitarnya sejak siang hari. Saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air serta kondisi aliran air di sekitar persawahan yang meluap menyebabkan air naik dan menutup badan jalan.

Genangan air berwarna cokelat dengan ketinggian mencapai mata kaki hingga lutut orang dewasa menutup hampir seluruh badan jalan. Sejumlah kendaraan tampak terjebak dan melaju perlahan, bahkan beberapa pengendara harus dituntun oleh warga agar tidak terjatuh. Satu unit bus dan kendaraan lainnya terlihat tertahan akibat kondisi jalan yang tergenang dan licin.

Akibat banjir ini, aktivitas warga terganggu, mulai dari perjalanan kerja, distribusi barang, hingga mobilitas hasil pertanian. Kondisi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor karena kedalaman genangan tidak terlihat jelas.

Warga setempat mengeluhkan bahwa banjir di jalur ini kerap terjadi setiap musim hujan, namun hingga kini belum ada penanganan maksimal yang bersifat jangka panjang. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi serius, seperti normalisasi drainase, perbaikan sistem aliran air, dan penanganan titik rawan banjir, agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat menutup sebagian badan jalan dan warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah rawan banjir di Kecamatan Sukaresmi dan sekitarnya.

Jurnalis: Mukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *