Banjir Rendam Kampung Reporma Desa Mekarsari, Warga Minta Penanganan Serius Pemerintah

Tnipolrinews.com |
8/2/2026, Pandeglang – Banjir kembali melanda Kampung Reporma, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Minggu, 08 Februari 2026. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga terendam air dan aktivitas masyarakat lumpuh.
Banjir merendam permukiman warga akibat meluapnya aliran air setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai lutut orang dewasa, masuk ke dalam rumah dan merusak perabotan warga.
Warga Kampung Reporma menjadi pihak yang paling terdampak. Anak-anak, lansia, serta ibu rumah tangga harus bertahan di rumah yang terendam air. Sebagian warga terpaksa mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan lebih parah.
Banjir terjadi di Kampung Reporma, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, yang selama ini dikenal sebagai wilayah rawan genangan saat musim hujan tiba.
Peristiwa banjir terjadi pada Minggu, 08 Februari 2026, sejak pagi hari hingga siang. Hingga sore hari, air masih menggenangi sejumlah rumah warga dan belum sepenuhnya surut.

Berdasarkan keterangan warga, banjir diduga kuat disebabkan oleh curah hujan tinggi yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai. Aliran air yang menyempit, saluran tersumbat, serta minimnya normalisasi sungai menjadi faktor utama banjir terus berulang setiap tahun.
Banjir menyebabkan aktivitas warga lumpuh total. Akses jalan lingkungan sulit dilalui, kegiatan ekonomi terhenti, dan warga harus berjibaku membersihkan lumpur setelah air surut. Hingga berita ini diturunkan, warga mengaku belum melihat adanya penanganan serius dari instansi terkait dan berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pendataan, penanganan darurat, serta solusi jangka panjang agar banjir tidak terus menjadi bencana tahunan.
Warga Kampung Reporma mendesak pemerintah agar tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga melakukan langkah nyata berupa perbaikan drainase, normalisasi aliran air, serta penataan lingkungan secara menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Jurnalis: Mukri