Januari 13, 2026

BUPATI Pemalang Mengajak OPD Bersama-sama Bergerak, Berkolaborasi, dan Bersinergi Menyelesaikan Berbagai Persoalan Sosial di Tengah Masyarakat

0

PEMALANG, Tnipolrinews.com |

Ketua KADIN Pemalang dan PAMDI, Suwaryo, mengatakan kegiatan tasyakuran ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial KADIN kepada masyarakat.

“Malam ini KADIN mengadakan tasyakuran dan penyerahan bantuan. Semoga dapat bermanfaat di bidang sosial, perekonomian, dan ikut mengurangi angka pengangguran,” hal tersebut disampaikan Ketua KADIN Pemalang saat acara Tasyakuran KADIN Kabupaten Pemalang dan PAMDI DPC Kabupaten Pemalang sekaligus penyerahan bantuan bagi korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang, di wilayah Keruhan, Kelurahan Pelutan, Minggu (10/01/2026).

Selanjutnya Ketua Panitia penyelenggara kegiatanini, Ali Hamasko, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi. Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul sebesar Rp 21.650.000 telah diwujudkan dalam bentuk paket sembako.

“Alhamdulillah, dana yang terkumpul kami ubah menjadi bantuan berupa 1 ton beras premium, 1 kwintal gula pasir, dan 100 liter minyak goreng untuk disalurkan kepada para korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang,” pungkas Ali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin guna memperkuat kepedulian sosial serta membantu meringankan beban warga yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti penyerahan bantuan kepada masyarakat tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dijadikan agenda rutin untuk membantu warga yang kurang mampu.

Bupati Anom hadir didampingi Ketua KADIN Pemalang Suwaryo beserta jajaran, OPD terkait, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang dr Noor Faizah Maenofie.

Anom juga menyatakan, berdasarkan hasil kunjungannya ke beberapa wilayah di Kabupaten Pemalang, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kondisi kekurangan. Oleh karena itu, kepedulian sosial harus terus digerakkan secara berkelanjutan.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi andalan seremonial saja, tetapi harus menjadi agenda rutin bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena masih banyak yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita,” tegas Anom.

Ia juga mengajak seluruh kepala OPD untuk bersama-sama bergerak, berkolaborasi, dan bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kami bergerak, dan saya mengajak kepada kepala OPD untuk kolaborasi dan bersinergi. Masih banyak masalah sosial kita, masih banyak permasalahan masyarakat kita, dan banyak hal yang harus kita benahi ke depannya,” tandasnya.

Menurut Anom, kegiatan sosial seharusnya tidak hanya dilakukan saat terjadi musibah, tetapi menjadi wujud kepedulian yang tulus dengan semangat gotong royong dan tepo sliro kepada sesama.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya karena ada musibah, tetapi karena ketulusan dan semangat gotong royong kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anom menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, KADIN, PAMDI, dan unsur masyarakat lainnya agar memiliki pemahaman, tujuan, dan langkah yang sejalan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami, kita selalu berkolaborasi antara KADIN, PAMDI, unsur masyarakat, dan pemerintah. Ini semua memerlukan motor penggerak agar kita memiliki pemahaman yang sama, frekuensi yang sama, dan tujuan yang sama untuk kemanfaatan masyarakat,” pungkas Anom.

(Eko B Art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *