Maret 29, 2026

Diduga Abaikan SOP, Karyawan Sibernet Bekerja Tanpa Seragam di Malam Hari, Ketua DPC Pelita Prabu Pandeglang Angkat Bicara

0

 

Tnipolrinews.com |

Pandeglang, Aktivitas karyawan lapangan perusahaan internet Sibernet di wilayah Cigeulis menjadi sorotan publik. Pasalnya, sejumlah petugas diduga menjalankan tugas tanpa menggunakan seragam dan rompi resmi saat bekerja di lapangan pada malam hari.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam (28/03/2026) sekitar pukul 23.38 WIB, di wilayah Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dalam dokumentasi terlihat kendaraan operasional bertuliskan Sibernet serta aktivitas petugas di lokasi, namun tanpa atribut resmi yang seharusnya menjadi standar kerja.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, mengingat penggunaan seragam dan rompi merupakan bagian penting dari standar operasional prosedur (SOP), baik untuk identitas petugas maupun aspek keamanan saat bertugas di lapangan, terlebih pada malam hari.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak pimpinan, Bpk Asep, melalui pesan WhatsApp guna mempertanyakan apakah kondisi tersebut sesuai SOP perusahaan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi yang diberikan.

Ketua DPC Pelita Prabu Prabowo–Gibran Pemersatu Bangsa Kabupaten Pandeglang, Sahroni, turut angkat bicara dengan nada tegas terkait persoalan ini.

“Kami tidak ingin ada aktivitas di lapangan yang terkesan liar dan tidak jelas identitasnya. Jika benar karyawan Sibernet bekerja tanpa seragam dan rompi resmi, ini jelas mencederai profesionalitas dan sangat meresahkan masyarakat.”

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan harus bertanggung jawab penuh terhadap pengawasan dan penerapan SOP di lapangan.

“Jangan sampai masyarakat bingung membedakan mana petugas resmi dan mana yang bukan. Ini soal keamanan. Kalau SOP diabaikan, maka kami minta ada evaluasi tegas, bahkan bila perlu dilakukan penindakan oleh pihak terkait.”

Lebih lanjut, Sahroni memberikan peringatan keras kepada pihak manajemen Sibernet agar segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

“Kami minta pihak Sibernet segera klarifikasi secara terbuka. Jika tidak ada penjelasan, kami tidak akan tinggal diam dan siap mendorong persoalan ini ke instansi berwenang agar ditindaklanjuti sesuai aturan.”

Hingga saat ini, masyarakat berharap adanya transparansi dan tanggung jawab dari pihak perusahaan guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan keamanan dalam setiap aktivitas kerja di lapangan.

Jurnalis: Nana
Wakaperwil: Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *