Januari 13, 2026

Dinas PUPR Lakukan Pengamanan Bahu Jalan Tergenang Banjir di Jalur Ciseket–Sobang

0

Tnipolrinews.com //

12/01/2026, Pandeglang, Banten Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang melakukan kegiatan pengamanan jalan dengan memasang garis pembatas/garis pengaman di bahu jalan yang tergenang banjir.

Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh tim teknis Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang, dengan disaksikan oleh masyarakat setempat dan pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Kegiatan pengamanan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, sebagai respons cepat atas kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Lokasi pengamanan berada di jalur Ciseket–Sobang, tepatnya di Blok Gadog–Kampung Tarikolot, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Jalur tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan beberapa wilayah dan cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya.

Pengamanan dilakukan karena bahu jalan terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan bahu jalan licin, rawan longsor kecil, serta berpotensi mengancam keselamatan pengendara, terutama kendaraan roda dua. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan yang lebih parah.

Dinas PUPR memasang garis pengaman dan tanda peringatan di sepanjang bahu jalan yang tergenang air sebagai langkah darurat. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi struktur jalan, guna memastikan badan jalan masih aman dilalui sambil menunggu penanganan lanjutan.

Warga setempat menyambut baik langkah cepat yang dilakukan oleh Dinas PUPR. Menurut mereka, genangan air di bahu jalan kerap terjadi setiap musim hujan dan sering membuat pengendara terjebak atau hampir mengalami kecelakaan.

“Jalur ini sangat ramai, jadi pemasangan garis pengaman ini sangat membantu. Namun kami berharap ada solusi permanen, seperti perbaikan drainase atau peninggian bahu jalan agar banjir tidak terus terulang,” ujar salah seorang warga Desa Mekarsari.

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan penanganan sementara untuk meminimalisir risiko, sembari melakukan kajian teknis terkait penanganan permanen di lokasi tersebut.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan saat melintas, serta mematuhi rambu dan garis pengaman yang telah dipasang demi keselamatan bersama.

Jurnalis: Mukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *