Direktorat Lalu Lintas ( Dirlantas) Polda Kaltim Laksanakan Operasi Keselamatan Mahakam Tahun 2026

TNIPOLRINEWS.COM –
Balikpapan – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur mengedepankan pendekatan edukatif dan pencegahan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol. Yanuari Insan, S.I.K., M.Si usai mengikuti Apel Gelar Pasukan di halaman Mako Polda Kaltim, Balikpapan, Senin (2/2/2026).
Yanuari menjelaskan, operasi keselamatan merupakan kelanjutan dari Operasi Simpatik yang sebelumnya dilaksanakan sebelum 2018. Fokus utama kegiatan ini adalah menjaga keselamatan pengguna jalan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Operasi ini bertujuan memelihara keselamatan para pengendara. Kegiatannya meliputi langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Namun kami tidak mengedepankan penindakan, melainkan edukasi dan pencegahan,” ujarnya.
Adapun sasaran operasi mencakup faktor pengemudi dan kendaraan. Untuk pengemudi, petugas akan memberikan edukasi kepada pelanggar seperti pengendara di bawah umur, pengemudi tanpa surat izin mengemudi (SIM), pelanggaran melawan arus, serta tidak menggunakan helm.
Selain itu, Ditlantas Polda Kaltim memprioritaskan kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan bersama instansi terkait di sejumlah titik strategis, seperti rest area dan lokasi operasional angkutan umum. Pemeriksaan difokuskan pada kendaraan yang mengangkut penumpang dalam jumlah besar.
“Kami juga menyoroti kendaraan yang beroperasi sebagai angkutan umum tidak resmi atau taksi gelap. Ini penting untuk menjamin keselamatan penumpang,” katanya.
Dari sisi persiapan, Yanuari menyebut pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Jasa Raharja dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Secara teknis, seluruh jajaran telah dibekali melalui latihan pra operasi (Latpraops).
Sebanyak 101 personel dari Polda Kaltim dilibatkan dalam operasi ini, belum termasuk kekuatan dari polres jajaran. Pelaksanaan ramp check juga dilakukan secara kolaboratif dengan tenaga teknis agar pemeriksaan kendaraan sesuai standar keselamatan.
Jika ditemukan pelanggaran, penanganan dilakukan secara bertahap mulai dari teguran hingga penindakan berupa tilang atau pemanggilan terhadap pemilik kendaraan maupun perusahaan angkutan.
Ia menambahkan, Operasi Keselamatan Mahakam menjadi tahap awal membangun kesadaran masyarakat sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat dan Operasi Patuh yang akan digelar pada periode berikutnya.
“Sekarang kita tumbuhkan kesadaran masyarakat terlebih dahulu. Ini adalah peringatan awal agar ke depan masyarakat semakin disiplin dan keselamatan lalu lintas bisa terjaga,” tuturnya.
L ilik. S