Dua Ruas Jalan di Penengahan Resmi Dibuka, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Infrastruktur untuk Rakyat

Lamsel, Tnipolrinews.com –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur daerah.
Dua ruas jalan kabupaten di Kecamatan Penengahan resmi dibuka dan dapat dimanfaatkan masyarakat, Penengahan,(2/3/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, sebagai bagian dari realisasi pembangunan Tahun Anggaran 2025 yang kini mulai dirasakan dampaknya oleh warga.
Adapun peresmian ruas jalan tersebut turut dihadiri oleh Radityo Egi Pratama Bupati Lampung Selatan, Supriyanto Sekda Lampung Selatan, Agnatius Syahrizal Kadis PUPR, Erdiyansyah Kadis Pmd, Syaifulloh Plt.kadis pendidikan, Anasrullah Kadis Komdigi Lampung Selata.
Hadir juga Ali Wardana Anggota DPRD Lam-Sel Fraksi Partai Gerindra,Toto Priyana Ketua Lembaga Perguruan Taman Taruna Kebangsaan (LPTTK), Hermawan Camat Penengahan, Capten.Arm.Darwin Lubis Koramil 421-03/ Penengahan, perwakilan Polsek Penengahan Sumali Kades Pasuruan, Toto kades Kelaten, Sisman Sahiri Kepala Kantor Urusan Agama KUA Penengahan serta para tamu undangan lainnya.
Ruas pertama yang diresmikan berada di Desa Kelaten–Kuripan dengan panjang 820 meter dan lebar 3,5 meter. Tepat pukul 17.20 WIB, Bupati Egi meninjau sekaligus meresmikan jalan tersebut.
“Alhamdulillah, pembangunan ini insyaallah bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar aktivitas sosial dan perekonomian warga,” ujar Egi.
Tak berhenti di situ, peresmian berlanjut ke titik kedua di ruas Desa Pasuruan–Gandri yang berada di sekitar SMP Negeri 1 Penengahan. Jalan sepanjang 1.280 meter dengan lebar bervariasi antara 3,5 hingga 4 meter itu diharapkan mampu mendukung mobilitas warga sekaligus menunjang kelancaran aktivitas pendidikan.
Menurut Egi, akses jalan yang baik bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga mengingatkan masyarakat agar turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran negara. Ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap batas muatan kendaraan yang melintas agar jalan tetap awet dan tidak cepat rusak.
“Pembangunan ini milik bersama. Kita jaga bersama, termasuk memastikan kendaraan yang melintas sesuai tonase agar jalan bisa bertahan lama,” pesannya tegas namun penuh harap.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampung Selatan, Agnatius Syahrizal, menegaskan komitmen pihaknya untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten.
Ia menyampaikan bahwa pada 2026, PUPR menargetkan pembangunan infrastruktur jalan dapat direalisasikan di seluruh 17 kecamatan.
“Target kami jelas. Tahun 2026 fokus 17 kecamatan harus mendapatkan realisasi pembangunan. Setidaknya dari sisi infrastruktur jalan, ada hasil nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Syahrizal.
Dengan diresmikannya dua ruas jalan ini, harapan besar tumbuh dari masyarakat Penengahan. Jalan bukan sekadar hamparan aspal, melainkan denyut nadi pergerakan ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang terencana dan berkelanjutan tetap menjadi prioritas, demi Lampung Selatan yang semakin maju dan berdaya saing
BR