Dugaan Pemotongan Brutal, Bantuan PKH & BLT Kesra di Desa Mekarsari, Warga Miskin Dipalak, Oknum RT Diduga Jadi Aktor Utama
PANDEGLANG, tnipolrinews.com – Gelombang protes muncul dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Warga miskin penerima PKH dan BLT Kesra mengaku dipalak secara terang-terangan oleh oknum aparat lingkungan.
Warga melaporkan adanya pemotongan bantuan dalam jumlah besar. Bantuan PKH yang seharusnya utuh justru dipangkas hingga Rp1.500.000, ditambah pungutan liar Rp300.000, serta BLT Kesra Rp100.000 juga ditarik tanpa dasar.
Nama oknum RT bernama Budi disebut warga sebagai pihak yang melakukan penarikan dan pemotongan. Sejumlah penerima manfaat menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara sistematis dan berulang.
Dugaan praktik pemotongan terjadi di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pengaduan disampaikan warga kepada media pada awal Desember 2025, setelah pemotongan terjadi dalam beberapa pencairan.
Warga mengaku terpaksa bersuara karena bantuan yang menjadi hak mereka — yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan hidup — justru dikuras oleh oknum tak bertanggung jawab. Para KPM merasa sudah terlalu lama ditekan dan tidak mendapat perlindungan.
Menurut keterangan sejumlah korban, oknum tersebut melakukan pemotongan pada saat pencairan bantuan. Warga yang menolak ditekan dengan alasan “aturan” yang tidak pernah ada. Penarikan dilakukan secara langsung, bahkan sebagian KPM mengaku diancam bantuan tidak akan cair jika tidak memberikan uang.
Para penerima manfaat meminta pemerintah kecamatan, kabupaten, dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, mengusut dugaan pungli, dan menindak tegas oknum yang diduga terlibat.
Sumber: KPM
Reporter: Sahroni
Kaperwil- Provinsi Banten