April 12, 2026

Gelombang Kritik Terhadap Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, Makin Memanas

0



TNIPolrinews.com | S‎AMARINDA –

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar pada 21 April 2026, sebagai bentuk protes atas kinerja pemerintah provinsi yang dinilai mengecewakan.

‎Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi, Erly Sopiansyah, menegaskan bahwa aksi ini bukan gerakan spontan, melainkan hasil konsolidasi yang telah dilakukan sejak awal April.

‎Sejumlah posko pun telah dibuka untuk menghimpun kekuatan massa, di antaranya di kawasan Jalan Esplanade dan Simpang Lembuswana, Samarinda.

‎“Pergerakan ini murni untuk perjuangan masyarakat Kaltim. Kami merespons kebijakan-kebijakan gubernur yang terasa menyakitkan hati masyarakat, sehingga kami merasa perlu turun ke jalan,” tegas Erly, Sabtu (11/4/2026).

‎Aksi tersebut direncanakan akan dipusatkan di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

‎Hingga saat ini, tercatat sekitar 4.075 orang telah menyatakan siap bergabung, dengan total 44 organisasi dari berbagai elemen masyarakat ikut terlibat.

‎Dalam pernyataannya, Erly tak menampik bahwa tuntutan utama yang diusung cukup keras. Isu dugaan praktik dinasti politik dan nepotisme menjadi sorotan utama.

‎“Kami hanya punya satu tuntutan besar: stop dinasti dan nepotisme di Kalimantan Timur. Kekuasaan itu bukan milik satu keluarga, tapi milik seluruh masyarakat Kaltim,” ujarnya.

‎Tak berhenti di situ, aliansi juga mendesak DPRD Kaltim untuk menggunakan hak angket guna mengusut kebijakan dan langkah pemerintahan Rudy–Seno.

‎Bahkan, mereka membuka kemungkinan mendorong arah tuntutan hingga pemakzulan, jika indikasi pelanggaran dianggap cukup kuat.

‎Mediakaltim.com
L ilik. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *