Gubernur Khofifah: Koperasi Harus Benar-Benar Mampu Jalankan Peran

Surabaya Jatim, Tnipolrinews.com –
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa koperasi yang selama ini disebut sebagai soko guru perekonomian nasional harus benar-benar mampu menjalankan peran tersebut secara nyata melalui penguatan kelembagaan dan profesionalisme pengelolaan.
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur (Dekopinwil Jatim) masa bakti 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (14/3/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Harian Dewan Koperasi Indonesia, Priskhianto.
“Jika koperasi disebut sebagai soko guru perekonomian, maka koperasi harus benar-benar menjadi soko guru yang sesungguhnya. Karena itu, koperasi harus terus diperkuat, dikelola secara profesional, dan mampu membangun korporasi yang sehat serta berdaya saing,” ujar Khofifah.
Dalam pelantikan tersebut, Slamet Sutanto kembali dipercaya memimpin Dekopinwil Jawa Timur untuk periode 2025–2030. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang dihadiri para pengurus koperasi, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur gerakan koperasi di Jawa Timur.
Turut hadir dalam acara tersebut Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, KH Ali Aziz yang memberikan tausiyah Ramadan kepada para undangan. Khofifah berharap kepengurusan baru Dekopinwil Jawa Timur dapat mendorong koperasi menjadi lembaga ekonomi yang semakin kuat dan modern, serta mampu menjawab tantangan zaman, termasuk dinamika perekonomian global dan perkembangan teknologi.
Sementara itu, Ketua Dewan Harian Dewan Koperasi Indonesia, Priskhianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dukungan yang terus diberikan terhadap gerakan koperasi di daerah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, yang selama ini terus membersamai dan mendukung perkembangan koperasi di Jawa Timur. Dukungan ini sangat penting bagi Dewan Koperasi Indonesia bersama Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur untuk memperkuat peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi menjadi faktor penting agar koperasi semakin adaptif terhadap perubahan serta mampu meningkatkan daya saing ekonomi rakyat. Di sisi lain, Slamet Sutanto menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga jati diri koperasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal dan menjaga jati diri koperasi. Karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat agar koperasi benar-benar menjadi sokoguru perekonomian rakyat,” ungkapnya.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi di Jawa Timur sekaligus memperluas peran koperasi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. (Sonn/Rendra)