Harga Bahan Pokok di Pasar Wisata Citeureup Stabil, Beras Dijual per Liter dan Telur Ayam Negeri Alami Penurunan

4 Janwari 2026
PANIMBANG, PANDEGLANG | TNIPOLRINEWS.COM –
Harga bahan pokok (sembako) di Pasar Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, hingga kini terpantau stabil dan tidak mengalami kenaikan harga. Pasar tersebut berada di jalur strategis pintu masuk wisata menuju kawasan Tanjung Lesung dan Ujung Kulon.
Pantauan langsung awak media TNI–POLRINEWS di Pasar Pertigaan Desa Citeureup menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat masih berada pada kondisi normal meski aktivitas wisata mulai berjalan. Stabilnya harga dinilai membantu masyarakat setempat serta wisatawan yang melintas dan berbelanja di kawasan tersebut.
Untuk komoditas beras yang dijual per liter, harga masih relatif terjangkau, dengan rincian:
Beras kualitas nomor satu dijual sekitar Rp12.000 per liter
Beras kualitas nomor dua sekitar Rp11.000 per liter
Beras kualitas nomor tiga dijual sekitar Rp10.000 per liter
Selain beras, harga kebutuhan pokok lainnya seperti tepung terigu, tepung tapioka, serta minyak goreng terpantau stabil dan tidak mengalami kenaikan harga.

Sementara itu, harga telur ayam negeri mengalami penurunan. Telur ayam negeri yang sebelumnya dijual sekitar Rp32.000, kini turun menjadi Rp30.000. Untuk minyak goreng, harga masih tetap seperti sebelumnya, yakni minyak goreng yang semula dijual Rp20.000 kini berada di kisaran Rp18.000, per kilo gram
Awang, pemilik toko sembako di Pasar Pertigaan Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, saat dikonfirmasi awak media TNI–POLRINEWS menyampaikan bahwa hingga saat ini harga bahan pokok masih dalam kondisi aman.
“Untuk bahan pokok lainnya masih standar, tidak ada kenaikan harga. Telur ayam negeri justru turun, sedangkan harga minyak masih tetap,” ujar Awang.
Sementara itu, harga ikan di pasar tradisional wilayah Panimbang juga terpantau relatif stabil. Judin, pedagang ikan di Pasar Badak Cipakis, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mengatakan bahwa harga ikan bandeng, ikan bawal, dan beberapa jenis ikan lainnya rata-rata dijual seharga 30 ribu perkilo gram.

“Meski cuaca sering berubah dan kurang bersahabat, harga ikan masih standar. Kalau ada kenaikan biasanya hanya pada jenis tertentu seperti cumi-cumi dan udang karena stoknya langka akibat cuaca buruk,” ungkap Judin.
Para pedagang berharap stabilitas harga bahan pokok dan ikan ini dapat terus terjaga, sehingga mampu menopang kebutuhan masyarakat sehari-hari serta mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Tanjung Lesung dan Ujung Kulon di tengah kondisi cuaca yang belum menentu.
Berita ini disusun berdasarkan hasil pantauan langsung serta wawancara awak media TNI–POLRINEWS dengan pedagang sembako dan ikan di wilayah Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, sebagai bagian dari penyampaian informasi publik terkait stabilitas harga kebutuhan pokok di kawasan wisata.
Jurnalis: Satim Kabiro pandeglang