April 1, 2026

Jembatan Gantung Bantaragung diresmikan Pangdam IV / Diponegoro

0

TNIPOLRINEWS.COM // Pemalang –

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., meresmikan Jembatan Gantung Bantaragung yang menghubungkan Dusun Bantaragung, Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading dengan Dusun Kalilanang, Desa Payung, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Pembangunan jembatan gantung Bantaragung ini merupakan hasil kerja sama antara Kodam IV/Diponegoro dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses penghubung antarwilayah.

Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro di wilayah Kodim 0711/Pemalang, sekaligus wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Setibanya di lokasi kegiatan di Dusun Kalilanang, Desa Payung, Pangdam didampingi Kepala BBPJN Jawa Tengah–DIY Muhammad Ikbal Tamher, S.T., M.T., disambut oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han., Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., serta Bupati Pemalang Anom Widyantoro bersama jajaran Forkopimda, para perwira staf, Danramil, kepala desa, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widyantoro menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangdam IV/Diponegoro beserta jajaran TNI atas kontribusi nyata dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari TNI, termasuk dukungan material seperti aramco dan jembatan bailey yang sangat membantu penanganan bencana banjir di wilayah Kabupaten Pemalang. Ke depan, kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan TNI terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, SE., M. Han., menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari program strategis nasional untuk membuka keterisolasian wilayah.

“Program pembangunan jembatan gantung ini merupakan program dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan memberikan akses bagi masyarakat, khususnya di daerah terisolir, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih mudah, aman, dan lancar,” ungkapnya.

Pangdam juga menambahkan, pembangunan infrastruktur serupa akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Pemalang, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses transportasi.

Rangkaian kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Pangdam IV/Diponegoro, dilanjutkan pemotongan tumpeng bersama Danrem 071/Wijayakusuma dan Forkopimda Kabupaten Pemalang. Selanjutnya, Pangdam bersama rombongan meninjau langsung kondisi jembatan gantung yang telah selesai dibangun.

Keberadaan Jembatan Gantung Bantaragung diharapkan menjadi sarana vital yang mampu menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari. Jembatan ini sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah, khususnya antara Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Bodeh, sehingga membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pemalang.

Sumber : Penerangan Kodim 0711 Pemalang

Jurnalis : Suhari Putra Senja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *