April 1, 2026

Jembatan Gantung Bantaragung Pemalang Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Memulihkan Akses Warga

0

Pemalang, tnipolrinews.com |

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojad, SE., M.Han., meresmikan Jembatan Gantung penghubung Dukuh Bantaragung Desa Sokawati Kecamatan Ampelgading dengan Dukuh Kalilanang Desa Payung Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Diresmikan oleh Mayjen TNI Achiruddin Darojad selaku Pangdam IV/Diponegoro pada Hari Rabu, 1-4-2026.

Rehab Jembatan Gantung Bantaragung sepanjang 162 meter dengan lebar 120 cm adalah hasil kerja sama Kodam IV/Diponegoro dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah.

Peresmian jembatab pada 1 Maret 2026 merupakan rangkaian kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro Wilayah Kodim 0711/Pemalang. Juga bukti komitmen TNI dalam mendukung percepatan penbangunan insfrastruktur di daerah.

Pantauan Jurnalis tnipolrinews.com bahwa Pangdam Diponegoro bersama Kepala BBPJN Jawa Tengah DIY Muhammad Ikbal Tamher yang hadir di Dukuh Kalilanang Desa Payung Kecamatan Bodeh disambut meriah oleh Pejabat Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim dan jajaranya, Dandim 0711/Pemalang dan jajaranya, Pejabat Forkopinda Pemalang dan jajaranya, Pejabat OPD Pemalang dan jajaranya, Kepala Forkopincan Ampelgading dan jajaranya, Kepala Forkopincam Bodeh dan jajaranya, Pemerintah Desa Sokawati, Pemerintah Desa Payung, seluruh kepala desa Kecamatan Bodeh dan Kecamatan Ampelgading, Warga Desa Payung dan Warga Desa Sokawati.

Sambutan Bupati Pemalang Anom Widiantoro bahwa ke depanya, agar Jembatan Bantaragung, Jembatan Aramco dan Jembatan Balley lebih tahan lama dibanding bangunan sebelumnya. Meskipun arus air yang deras bisa mengganggu daya tahan jembatan.

Lanjit Bupati Anom bahwa jembatan ini akan mempetkuat koneksitas antar wilayah, mengembalikan perekoniam warga di sekitarnya, mempermudaj akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa rehabilitasi jembatan gantung ini merupakan program strategis nasional untuk membuka akses warga di wilayah terpencil di pelosok tanah air.

Bahwa infrastruktur serupa akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah di seluruh Jawa Tengah. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan.

Dalam rangkaian kegiatan peresmian jembatan, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita dan tumpeng oleh Beliau. Hal ini dilakukan bersama Danrem 071/Wijayakusuma dan Pejabat Forkopinda Pemalang.

Pada akhirnya Pangdam bersama rombongan melihhat langsung kondisi Jembatan Gantung Bantaragung.

Keadaan jembatan yang baru saja diresmikan, diharapkan mampu menjadi sarana vital perekonomian warga dan mobilitas warga sehari-hari. Meningkatkan koneksitas antar dua desa. Agar kesejahteraan warga desa makin meningkat, pendidikan makin baik, mempermudah pelayanan kesehatan. Maka kemanunggalan TNI dengan rakyat sudah terbukti.

(Kustajianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *