Februari 15, 2026

Kasdam VI/Mlw Tekankan Disiplin dan Literasi Digital Prajurit pada Upacara Gelar Pasukan Ops Gaktib dan Ops Yustisi 2026

0

—–

TNIPolrinews.com | Balikpapan –

Kodam VI/Mulawarman secara resmi memulai pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026. Pembukaan operasi ini ditandai dengan upacara gelar pasukan yang di pimpin oleh Kasdam VI/Mlw, Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P., di Lapangan Makodam VI/Mlw, Jumat, (13/2/2026).

Upacara ini diikuti oleh sekitar 300 personel yang terdiri dari unsur Polisi Militer TNI (AD, AL, AU), Propam Polda Kaltim, Yonif 600/Modang, hingga instansi sipil seperti Dishub dan Satpol PP Kota Balikpapan, hal ini menunjukkan soliditas antar satuan di Satuan Kodam VI/Mlw.

Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi tahun ini mengusung tema “ *TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju* ”. Tema ini harus menjadi pedoman sekaligus komitmen seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas, menjaga kehormatan diri, satuan dan utama adalah institusi TNI.

Ada beberapa beberapa poin penting yang menjadi sasaran operasi meliputi Kepatuhan Berlalu Lintas, Pengawasan terhadap perilaku prajurit di ruang publik maupun media sosial guna menjaga citra institusi, penindakan tegas terhadap penyalahgunaan narkoba dan perjudian (termasuk judi online) serta tindak pidana lainnya.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Kasdam VI/Mlw, terungkap data berdasarkan evaluasi tahun 2025, angka pelanggaran menunjukkan tren penurunan dibanding tahun sebelumnya. “Operasi Gaktib mengalami penurunan sebesar 5,62 persen, sementara Operasi Yustisi menurun drastis hingga 40,64 persen. Capaian ini adalah kemajuan positif, namun kita tidak boleh lengah. Pembinaan disiplin harus konsisten ditingkatkan,” ujar Brigjen TNI Andy Setyawan saat membacakan amanat Panglima TNI.

“Prajurit Polisi Militer harus meningkatkan kemampuan dalam penindakan penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra TNI. Modernisasi alat peralatan informasi harus dioptimalkan untuk mempercepat proses penanganan perkara secara transparan,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Operasi ini diharapkan dapat mewujudkan prajurit yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mental ideologi yang kuat dan patuh pada hukum demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Pendam VI/Mlw.
Lilik. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *