Maret 11, 2026

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Pemalang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Propinsi Jawa Tengah, dari Partai Golkar ,yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah( DPD I) Dr. Muhammad Saleh, S. T, SH, M. En adakan acara Kegiatan Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional . Dilaksanakan di Gedung / Kantor Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Kabupaten Pemalang, pada Selasa 10 Maret 2026 pukul 14.15 Wib sampai selesai.

Terpantau yang hadir dalam acara itu HM. Rois Faisal, MS. S. Pd, M. Si Pembina, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Pemalang Partai Golkar Nur Azmi Wicaksono, S. Pdi, Wakil Ketua FPG Imam Mustaqim Ali, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Aris Ismail, M. AT. Sekretaris FPG Wandias Purnomo, S. H, Drs. Hepi Priyanto Anggota FPG, Siswanto Anggota FPG, dan para Pengurus Partai Golkar Kecamatan serta tamu undangan yang lain.

Dalam sambutan pertama H. M Rois Faisal Selaku Pembina dan Sesepuh DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang sekelumit menceritakan perjalanan Partai Golkar di Kabupaten Pemalang, intinya agar seluruh anggota dan kader selalu solid. Dianya juga memberi saran – saran kepada Ketua DPD yang sekarang agar menakhodai dengan baik serta menceritakan ikut menghadiri Ketua DPD I Jateng yang meraih gelar Doktor.

Sementara dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan Daerah I Jawa Tengah Muhammad Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah menandaskan, membenarkan apa yang disampaikan Pembina atau sesepuh baru saja, dengan kesolidan kekompakan Partai Golkar akan menjadi besar kembali, yang membiasnya agar kursi DPR di Kabupaten Pemalang kembali semula.

” Sekarang ini untuk kursi DPR Pemalang sudah 7 kursi, InsaAllah untuk Pemilu nanti bisa kan dikejar untuk 2 kursinya ..? ujar Muhammad Saleh.

Adapun kegiatan hari ini dengan angkat tema ” Kegiatan Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional ” Apa tujuannya didepan awak media menyampaikan,

” Kita kan anggota Dewan tiap bulannya ketemu masyarakat seperti halnya saat ini,maka dimoment ini di bulan puasa acara sebagai pengiring acara dengan hadroh” Ujarnya.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah hanya seni hadroh saja, Dianya menjelaskan,

” Tidak hanya hadroh saja, tergantung moment, seperti didaerah punggung disana ada kuntulan, kuda lumping dan seni – seni tradisi lainnya, yang mana itu merupakan kekayaan budaya.

Kami tentu juga mencoba memahami keinginan mereka, maka kami sesuai kemampuan kami selalu merespon dan mengakomodir ” Tutur Muhammad Saleh.

Acara kegiatan dikemas dengan apik, seni hadroh ditampilkan sebagai pembuka acara, dan moment ketika akan ada sambutan. Diakhir acara para kader yang hadir diberi cangkingan paket sembako.

 

Jurnalis : Suhari Putra Senja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *