Februari 15, 2026

Menko Polkam RI Silaturahmi di Ponpes Amanatul Ummah Pacet, Stabilitas Keamanan dan Tambang Ilegal Jadi Sorotan

0

TNIPOLRINEWS.COM

Mojokerto – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Budi Gunawan, menggelar silaturahmi sekaligus memberikan pengarahan terkait kewaspadaan terhadap situasi keamanan di wilayah Kabupaten Mojokerto, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan berlangsung di Gedung Putih Serba Guna Graha Afia, lingkungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Berdasarkan surat undangan resmi Pemerintah Kabupaten Mojokerto Nomor 005/508/416-033/2026 tertanggal 5 Februari 2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Muhammad Albarra, kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda se-Kabupaten Mojokerto, staf ahli bupati, asisten sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, direktur RSUD/BUMD, hingga kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah.

Dalam arahannya, Menko Polkam menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban wilayah. Stabilitas dinilai sebagai fondasi utama bagi pembangunan daerah dan perlindungan masyarakat.

Isu lingkungan turut menjadi perhatian serius. Seluruh pihak didorong untuk bersinergi menghentikan praktik galian dan pertambangan ilegal yang berdampak pada kerusakan alam, mengancam keselamatan warga, serta merugikan negara.


Dalam wawancara pribadi dengan awak media, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Kyai Asep, menegaskan pentingnya kebersamaan dan persatuan dalam menghentikan aktivitas pertambangan galian tipe C ilegal di Jawa Timur, khususnya di Mojokerto.
“Kita harus bersinergi dan bersatu untuk menghentikan pertambangan-pertambangan galian tipe C ilegal. Dampaknya sangat besar terhadap kelestarian lingkungan, merusak alam, dan dalam jangka panjang bisa membahayakan generasi mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, peran ulama, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus berjalan seiring. Penegakan hukum yang tegas dan konsisten dinilai menjadi langkah penting untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi lingkungan dari eksploitasi yang tidak bertanggung jawab.
Silaturahmi ini tidak hanya menjadi forum koordinasi keamanan, tetapi juga momentum moral untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas daerah secara berkelanjutan.
Acara berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan dari unsur TNI dan Polri.

Pewarta : Sevin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *