“Operasi Pekat Polres Pekalongan: 9,5 Kg Bubuk Mercon Disita dari Tiga Lokasi Berbeda”!

Pekalongan, TNIPOLRINEWS.com |
Polda Jateng – Polres Pekalongan mengungkap hasil signifikan dalam Operasi Pekat yang digelar selama dua pekan. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan total 9,566 kilogram bubuk mercon dari tiga lokasi berbeda di wilayah hukum Kabupaten Pekalongan.
Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan angka kriminalitas serta meminimalisir potensi bahaya ledakan yang kerap mengancam keselamatan warga, terutama pasca-perayaan hari besar.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa ribuan gram bahan peledak tersebut disita dari tiga tersangka yang diamankan di titik distribusi yang berbeda.
Berdasarkan data yang dihimpun, kasus pertama diungkap petugas di kawasan Terminal Bus Kajen, Kamis 19 Februari 2026. Di lokasi ini, polisi menangkap tersangka berinisial S (30) dengan barang bukti bubuk mercon seberat 3,163 kilogram.
Selanjutnya pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, petugas mengamankan pemuda berinisial RH (25) yang kedapatan menguasai bubuk mercon sebanyak 4,403 kilogram.
Sementara itu, lokasi ketiga berada di Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni. Pada Selasa 3 Maret 2026, petugas menangkap tersangka berinisial AA (19) dengan barang bukti tambahan sebesar 2 kilogram bubuk mercon siap edar.
Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Pekalongan, Selasa (31/3/2026), AKBP Rachmad menegaskan bahwa kepemilikan bahan peledak secara ilegal dalam jumlah besar merupakan ancaman serius bagi keamanan publik.
“Ini menjadi perhatian khusus kami karena daya ledak dari bubuk mercon sebanyak ini sangat besar dan berpotensi membahayakan masyarakat jika terjadi kecelakaan atau penyalahgunaan,” tegas Kapolres di hadapan awak media.
Polres Pekalongan berharap seluruh warga untuk tidak lagi bermain-main dengan bahan peledak jenis apa pun. Peran aktif masyarakat dalam melaporkan adanya dugaan penyimpanan atau peredaran bubuk mercon di lingkungan sekitar sangat diharapkan guna menjaga kondusifitas wilayah.
“Kami tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, terutama yang berkaitan dengan bahan peledak yang bisa merenggut nyawa orang lain,” pungkas AKBP Rachmad. (ozy)
Fatqur rochman Kabiro pekalongan
Editor : Humas Polres Pekalongan
