Februari 3, 2026

Pelebaran Jalan Padang Cermin–SP.Teluk Kiluan Dimulai, Warga Titipkan Harapan pada Pengawasan Proyek APBN

0

TNIPOLRINEWS.COM –

Pesawaran, 3 Februari 2026 — Proyek pelebaran Jalan Padang Cermin–SP.Teluk Kiluan mulai dikerjakan setelah lama dinanti masyarakat pesisir Kecamatan Padang Cermin, Marga Punduh, hingga Punduh Pidada. Ruas jalan provinsi ini menjadi jalur vital mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran.

Di balik sambutan positif tersebut, warga menyimpan harapan besar agar proyek bernilai puluhan miliar rupiah ini dikerjakan secara transparan dan berkualitas. Pengalaman sebelumnya membuat masyarakat tidak ingin pembangunan jalan kembali berakhir pada kerusakan dini, meski menelan anggaran negara yang besar.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung, dengan dukungan teknis Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung. Proyek pelebaran jalan ini memiliki nilai kontrak Rp48,27 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026, dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender.

Penyedia jasa pekerjaan adalah PT Akbar Kontruksindo, sementara pengawasan teknis dilakukan oleh konsultan supervisi PT Gunung Giri Engineering Consultant KSO PT Jakarta Rencana Selaras dan PT Akbar Jaya Konsultan. Dalam skema proyek APBN, fungsi pengawasan memiliki peran krusial untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, volume, dan mutu yang dipersyaratkan.

Secara regulatif, pengawasan proyek APBN diatur antara lain dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Perpres Nomor 12 Tahun 2021, yang menegaskan kewajiban pengendalian mutu, pengawasan pelaksanaan kontrak, serta akuntabilitas penyedia jasa. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi menekankan tanggung jawab penyedia dan konsultan pengawas atas kualitas hasil pekerjaan.

Warga berharap ketentuan tersebut benar-benar diterapkan di lapangan, bukan sekadar menjadi dokumen administratif. Mereka menilai lemahnya pengawasan kerap menjadi celah terjadinya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, sehingga berdampak pada usia pakai infrastruktur yang pendek.

Bagi masyarakat pesisir Pesawaran, pelebaran Jalan Padang Cermin–SP Teluk Kiluan bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan ujian konsistensi negara dalam memastikan setiap rupiah APBN menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tahan lama, dan berpihak pada kepentingan publik.

( Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *