Februari 4, 2026

Penolakan Alih Fungsi Lapangan Desa Sobang

0

TNIPOLRInews.com |

8 Desember 12/2025 – Sobang, Pandeglang Masyarakat Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten, secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana alih fungsi lapangan alun-alun desa yang akan dibangun menjadi Gedung Koperasi Desa (KOPDES). Penolakan ini muncul karena lapangan tersebut merupakan satu-satunya fasilitas olahraga dan ruang publik yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Masyarakat Desa Sobang menolak rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa (KOPDES) yang direncanakan dibangun di atas lapangan alun-alun milik desa. Rencana tersebut dianggap mengancam keberadaan fasilitas olahraga yang sudah puluhan tahun menjadi tempat kegiatan masyarakat.

Penolakan datang dari berbagai unsur masyarakat Desa Sobang, meliputi
Pemuda pecinta olahraga
Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda

Orang tua dan warga umum

Kelompok olahraga seperti sepak bola dan bola voli

Mereka bersuara satu hati untuk mempertahankan lapangan sebagai aset publik yang tidak boleh dialihfungsikan.

Penolakan terjadi di Lapangan Alun-Alun Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tempat ini merupakan pusat kegiatan olahraga, latihan pemuda, upacara desa, hingga acara-acara besar masyarakat.

Penolakan mencuat setelah adanya informasi rencana pembangunan Gedung KOPDES yang akan dimulai pada waktu dekat

Ada beberapa alasan utama masyarakat Desa Sobang menolak alih fungsi lapangan tersebut

Lapangan adalah satu-satunya sarana olahraga yang dimiliki masyarakat.

Tempat ini digunakan rutin untuk kegiatan sepak bola, voli, olahraga pemuda, hingga kegiatan sekolah.

Lapangan menjadi ruang publik untuk acara keagamaan, kemasyarakatan, dan kegiatan sosial desa.

Hilangnya lapangan berarti hilangnya ruang interaksi, ruang bermain anak, dan ruang pembinaan generasi muda.

Warga menilai ada banyak lokasi lain yang lebih cocok untuk pembangunan gedung tanpa mengorbankan fasilitas olahraga.

Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan KOPDES, tetapi menolak lokasi pembangunan jika harus menggusur lapangan tempat kegiatan olahraga

Mengumpulkan suara dan aspirasi dari para pemuda, tokoh masyarakat, dan warga.

Menyampaikan keberatan secara langsung kepada perangkat desa dan tokoh pemerintahan setempat.

Membuat pernyataan sikap agar lapangan tetap dipertahankan sebagai sarana olahraga.

Mendorong pemerintah desa mencari lokasi alternatif demi menjaga harmoni dan kepentingan bersama.

Dalam pernyataannya, warga Desa Sobang menegaskan bahwa lapangan alun-alun bukan hanya sekadar tempat bermain, tetapi telah menjadi simbol kebersamaan, ruang berkegiatan, dan sarana pembinaan anak muda. Oleh karena itu, masyarakat menolak keras apabila lapangan dialihfungsikan menjadi bangunan apa pun selain tempat olahraga.

Masyarakat berharap pemerintah desa mendengar aspirasi tersebut dan mempertahankan lapangan sebagai ruang publik bersama yang tidak tergantikan.

Jurnalis : Mukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *