Penyaluran Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter di Desa Waringin Jaya Terpantau Transparan, Warga Pastikan Tanpa Potongan

Tnipolrinews com |
Pandeglang – Penyaluran bantuan sosial berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpantau berjalan aman, tertib, dan transparan. Hasil pemantauan langsung tim media di lapangan tidak menemukan adanya indikasi pemotongan bantuan terhadap warga penerima.
Pengawalan dilakukan di beberapa titik desa, salah satunya di Desa Waringin Jaya. Tim media turun langsung untuk memastikan proses distribusi bantuan berjalan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran. Dari hasil pantauan, pembagian bantuan dilakukan oleh perangkat desa setempat dengan melibatkan unsur Linmas sebagai pengamanan guna menjaga kondusifitas selama proses berlangsung.
Dalam keterangannya kepada awak media, Sekretaris Desa Waringin Jaya, Suhendar, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan kepada masyarakat merupakan hak penuh penerima dan tidak ada pengurangan dalam bentuk apa pun.
“Kami dari pihak desa hanya menyalurkan sesuai data yang ada. Bantuan beras 20 kilogram dan minyak 4 liter diberikan secara utuh kepada warga. Tidak ada potongan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh keterangan sejumlah warga penerima manfaat yang ditemui secara acak oleh tim media. Mereka mengaku menerima bantuan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami terima penuh, beras 20 kilo dan minyak 4 liter. Tidak ada potongan dari siapa pun,” ujar salah satu warga.
Meski demikian, pengawasan tetap menjadi hal penting dalam setiap penyaluran bantuan sosial. Tim media menilai keterbukaan dari pihak desa serta kesiapan aparat di lapangan menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya penyimpangan, khususnya terkait isu yang kerap muncul di sejumlah wilayah mengenai dugaan pemotongan bantuan.
Langkah transparansi yang dilakukan di Desa Waringin Jaya ini dinilai menjadi contoh positif, terutama di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penyaluran bantuan sosial agar benar-benar tepat sasaran dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.
Selain itu, kehadiran tim media di lapangan juga menjadi bagian dari fungsi kontrol sosial, guna memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat tanpa intervensi ataupun penyimpangan.
Dengan kondisi yang terpantau aman dan kondusif, masyarakat berharap pola penyaluran seperti ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan di masa mendatang, sehingga kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial tetap terjaga.
Jurnalis : Satim Kabiro pandeglang
