Peresmian Gerai, Awal Dimulai Operasional Koperasi Merah Putih Kelurahan Wonokromo Surabaya

Surabaya, Tnipolrinews.com |
Setelah terbentuk sejak 2025, Koperasi Merah Putih Kelurahan Wonokromo akhirnya memasuki fase krusial. Peresmian gerai dan sosialisasi yang digelar Rabu (18/2/2026) menandai dimulainya operasional pelayanan koperasi kepada masyarakat.
Kegiatan Acara berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di Gedung Rumah Padat Karya (RPK), Jalan Pulo Wonokromo No. 170-C, Kota Surabaya. Peresmian ini sekaligus menjadi jawaban atas keterbatasan koperasi selama ini yang belum memiliki tempat operasional tetap.
Acara peresmian dihadiri antara lain :
Unsur Kelurahan wonokromo diantaranya Lurah, Sekretaris, Kasi Kesra,Kasi Bangtib, TP PKK, Kepala Puskesmas, Babinsa, LPMK, ketua RW 1-8 , Perwakilan RT, Ketua IPSM, Ketua beserta pengurus KKMP, Anggota Pengawas KKMP, Koordinator KSH Kelurahan, KSH RW 1-8 dan Tokoh masyarakat.

Turut hadir :
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan kota surabaya, Sekretaris Kecamatan wonokromo.
Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Wonokromo, Heri Wahyudiono, menjelaskan,” bahwa sejak awal berdiri keanggotaan koperasi masih minim dan terbatas. Ia menyampaikan bahwa dirinya menjadi ketua, sejak awal terbentuknya KMP Kelurhan Wonokromo pada tahun 2025 yang lalu.
Anggota peserta belum maksimal, baru sekitar 15 hingga 20 orang, itupun hanya pengurus saja, penyebabnya adalah, selama ini belum adanya tempat untuk operasional pelayanan. Pada hari ini telah diresmikan pembukaan penggunaan gerai sebagai tempat awal dan seterusnya kegiatan pelayanan operasional. Semoga dengan peresmian ini akan bertambah anggota secara maksimal, setidaknya mencapai angka ratusan,” harapnya.
Camat Wonokromo yang diwakili Sekretaris Kecamatan, Chairani Agustiana SE., M.Si, menegaskan,” pentingnya peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Dengan terbentuknya KMP di kelurahan Wonokromo ini semoga bisa membawa berkah untuk semuanya, baik pengurus maupun anggota. KMP ini sebagai wujud nyata semangat gotong royong yang selaras dengan nilai nilai Pancasila dalam upaya mengentas ekonomi kerakyatan, melalui usaha Micro Kecil Menengah, dengan menciptakan lapangan kerja, dalam bentuk koperasi modern. Dari sisi kebijakan, Program Koperasi Merah Putih dipandang sebagai agenda nasional yang harus dijalankan secara konsisten mulai tingkat kelurahan,” Tegasnya.
“Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya, Putri, menekankan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada peran aktif anggotanya dan merupakan
pemilik usaha yang
mempunyai peran
sangat penting
dalam menentukan
arah kebijakan
dengan mengacu pada AD/ART. Dalam hal ini, pengurus sebagai duta pelaksana administrasi dan sebagai pelayan yang amanah. Untuk itu partisipasi aktif anggota sangat dibutuhkan dalam pengembangan usaha kedepan,” jelasnya.
Dari tingkat kelurahan, Lurah Wonokromo, Prima Sri Poerwiendari SE., menyampaikan optimisme terhadap dampak koperasi bagi ekonomi warga. Ia mengajak masyarakat untuk segera bergabung sebagai anggota.

“Sesuai info dari pengurus menjelaskan bahwa untuk beban biaya calon anggota ditetapkan sebesar Rp. 110.000,- dengan perincian : Rp. 100.000,- untuk iuran wajib, dibayar sekali diawal daftar dan Rp. 10.000,- untuk iuran pokok bulan pertama dan seterusnya pada bulan berikutnya. Tehnis pendaftaran melalui pengurus atas nama Mimin dengan menyiapkan foto copy KTP dan dana sebesar tersebut,” ujarnya.
Dijelaskan juga bahwa pada hari setelah acara peresmian, Gerai langsung dibuka untuk memulai pelayanan hari pertama. Untuk sementara prodak yang didasarkan berupa sembako dan bahan cuci. Jadwal pelayanan selanjutnya, menunggu hasil pertemuan pengurus yang akan digelar secepatnya.”
Dengan dibukanya gerai ini, Koperasi Merah Putih Wonokromo resmi memasuki tahap pelayanan langsung kepada masyarakat, sekaligus menjadi ujian awal sejauh mana koperasi mampu tumbuh sebagai motor ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.
(Triwono)