Perhutani Unit TPK Utara Banyuwangi Gelar Syukuran Awal Kerja Tahun Baru 2026, Meriahkan Pencapaian di Awali Doa Bersama

Banyuwangi, Tnipolri News-com //
Di wilayah penyimpanan kayu Unit Tahunan Pemeliharaan dan Pemanfaatan Kayu (TPK) Utara Perhutani kacamatan kalipuro,Kabupaten Banyuwangi, tepat pada awal bulan Januari 2026, telah diselenggarakan acara syukuran yang penuh makna. Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Kepala Unit TPK Utara kaliro, suprayoto, merupakan wujud rasa syukur yang disampaikan kepada Allah SWT atas berbagai pencapaian dan berkah yang telah diperoleh, sekaligus sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara seluruh jajaran karyawan, serta memperkuat hubungan sinergi dengan masyarakat sekitar wilayah operasional, Jumat (16-01-2026).
Acara syukuran tahunan ini bukan hanya menjadi tradisi tahunan yang selalu dinanti, tetapi juga menjadi wadah untuk merenungkan serta menghargai berbagai prestasi yang telah dicapai sepanjang waktu. Di antaranya adalah pencapaian target produksi kayu pinus yang telah melebihi ditetapkan, di mana upaya keras seluruh tim kerja telah memberikan kontribusi signifikan bagi kelangsungan usaha dan pemenuhan kebutuhan pasar akan hasil hutan yang berkelanjutan. Selain itu, acara ini juga menjadi momen untuk merayakan peresmian kawasan wisata hutan baru yang telah dibangun di wilayah pengelolaan TPK Utara, yang diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat lokal sekaligus sarana edukasi tentang pentingnya kelestarian alam.

Tidak hanya itu, syukuran kali ini juga menjadi bentuk apresiasi atas pelaksanaan berbagai acara adat yang telah berjalan dengan lancar dan penuh kehormatan. Sebelum melakukan kegiatan penebangan pohon yang dinyatakan berbahaya atau melakukan program pemeliharaan hutan skala besar, Unit TPK Utara secara konsisten melaksanakan tradisi adat yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hubungan antara pengelola hutan dengan masyarakat setempat. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga menjadi bentuk doa agar seluruh kegiatan yang dilakukan tetap dalam keselamatan dan tidak mengganggu keseimbangan ekosistem hutan.

Selama acara berlangsung, suasana menjadi semakin meriah dengan pemotongan tumpeng yang menjadi pusat perhatian. Tumpeng yang dihiasi dengan berbagai hidangan khas daerah ini tidak hanya menjadi simbol kemakmuran dan kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menyatukan seluruh peserta dalam doa bersama. Dalam doa yang dipimpin oleh pemuka agama dari masyarakat sekitar, seluruh hadirin memohon keselamatan kerja bagi setiap karyawan yang setiap hari beraktivitas di dalam hutan, perlindungan bagi ekosistem hutan agar tetap lestari dan produktif, serta kemakmuran yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut.
Kepala Unit TPK Utara, supra nyoto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara syukuran ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh keluarga besar Perhutani Unit TPK Utara. “Kita tidak bisa berjalan sendirian dalam mencapai semua pencapaian ini. Kerjasama yang erat antara karyawan, dukungan dari masyarakat lokal, serta bimbingan dan berkah dari Allah SWT adalah pondasi utama yang membuat segala sesuatu menjadi mungkin,” ujar supra nyoto.
Ia juga menambahkan bahwa komitmen Unit TPK Utara terhadap prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan akan terus ditegakkan, dengan tetap menghormati nilai-nilai budaya dan menjunjung tinggi keselamatan serta kesejahteraan semua pihak.

Sebagai penutup acara, seluruh peserta melakukan makan bersama dari tumpeng yang telah dipotong, sambil berbagi cerita dan harapan untuk tahun yang akan datang. Semua hadirin menyampaikan harapan agar tahun 2026 dapat membawa lebih banyak berkah, pencapaian yang lebih besar, serta kelangsungan usaha yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.
(Mustakim & tim).