Januari 13, 2026

Pesan Bupati Egi untuk Pejabat Baru: Jabatan Boleh Tinggi, Pelayanan Harus Rendah Hati

0

—–

Lamsel, Tnipolrinews.com //

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa jabatan yang tinggi tidak boleh menjauhkan pejabat dari semangat melayani masyarakat dengan rendah hati.

Pesan tersebut disampaikan kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik, sebagai pengingat bahwa amanah jabatan harus dijalankan dengan integritas, keteladanan, dan orientasi pelayanan publik.

Pesan Bupati tersebut disampaikan melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, saat memimpin apel mingguan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (12/1/2026).

“Ingatlah, jabatan boleh tinggi, tetapi pelayanan harus tetap rendah hati,” ujar Darmawan selaku Pembina Apel saat membacakan amanat Bupati.

Apel mingguan yang merupakan apel kedua di bulan Januari 2026 itu diikuti jajaran pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator, pejabat fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menekankan pentingnya menjaga amanah dan kepercayaan publik, khususnya bagi pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik pada 6 Januari 2026 lalu.

Para pejabat diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, membangun kolaborasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan kebijakan yang solutif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Selain itu, Darmawan kembali menegaskan nilai dasar yang harus menjadi karakter seluruh ASN Lampung Selatan, yakni menjadi pegawai dan pejabat yang “BETIK”.

BETIK merupakan akronim dari Bersih dalam niat dan tindakan, disiplin dalam waktu dan tanggung jawab, serta melayani dengan sepenuh hati kepada masyarakat.

“Nilai BETIK ini harus kita tanamkan dalam diri, kita praktikkan setiap hari hingga menjadi kebiasaan dan budaya kerja. Inilah jati diri ASN Lampung Selatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Darmawan juga kembali menegaskan arah pembangunan Kabupaten Lampung Selatan yang harus bermuara pada keberhasilan Program Agroeduwisata.

Ia menekankan bahwa pengembangan agroeduwisata bukan hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua perangkat daerah, melainkan kewajiban bersama seluruh organisasi perangkat daerah.

“Saya tidak ingin lagi mendengar alasan bahwa pariwisata hanya urusan Dinas Pariwisata atau pertanian hanya urusan Dinas Pertanian. Semua perangkat daerah wajib memiliki mindset agroeduwisata,” katanya.

Ia pun meminta seluruh perangkat daerah menyinkronkan program kerja serta membangun ekosistem wisata berbasis potensi alam, edukasi, pertanian, budaya, dan kearifan lokal.

“Jika kita bergerak bersama, Lampung Selatan tidak hanya maju, tetapi juga memiliki identitas dan daya saing yang kuat, serta semakin dikenal baik secara nasional maupun mancanegara

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *