Februari 24, 2026

RAPIM POLDA BALI 2026, PERKUAT SINERGI, POLDA BALI PRESISI SIAP AMANKAN DAN SUKSESKAN AGENDA PEMBANGUNAN DAERAH

0

Denpasar, Tnipolrinews.com |

Polda Bali menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Bali Tahun 2026 di Gedung Presisi Polda Bali sebagai forum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas, serta merumuskan langkah konkret menghadapi dinamika tugas ke depan. Selasa, (24/2/2026).

Mengusung tema “Polda Bali Presisi Siap Mendukung, Mengamankan dan Mensukseskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026,”Rapim ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan organisasi menghadapi tantangan kamtibmas yang semakin kompleks dan dinamis.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., Dalam sambutannya, Kapolda Bali menekankan bahwa Rapim bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi forum konsolidasi strategis untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah Bali.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, Kapolresta dan Kapolres jajaran, serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan Rapim.

Rapim Polda Bali Tahun 2026 menjadi ruang strategis yang mempertemukan gagasan dan komitmen lintas sektor. Sejumlah narasumber dari berbagai instansi hadir membawa perspektif dan penguatan kolaborasi demi menjaga stabilitas Bali ke depan.

Kajati Bali Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. membuka sesi dengan menegaskan pentingnya kepastian hukum sebagai fondasi utama pembangunan. Ia menekankan bahwa dukungan regulasi yang kuat menjadi kunci dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang produktif dan inklusif.

Selanjutnya, Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., memaparkan arah kebijakan strategis yang akan menjadi pijakan pembangunan Bali ke depan. Dengan visi ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga iklim investasi dan stabilitas wilayah.

Dari sisi pertahanan dan keamanan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto S.H.,M.H., menekankan pentingnya kolaborasi konkret antara TNI dan Polri. Menurutnya, stabilitas Bali tidak hanya dijaga dengan kekuatan, tetapi juga dengan soliditas, komunikasi, dan konsolidasi yang berkelanjutan dalam mendukung agenda strategis pemerintah.

Sementara itu, Kakanwil Dirjen Imigrasi Bali felucia sengky ratna A.Md.im., S.H., M.Si., menyoroti transformasi pelayanan dan pengawasan keimigrasian melalui pemanfaatan teknologi. Ia menegaskan bahwa sistem yang modern dan adaptif akan memperkuat pengawasan orang asing sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan responsif.

Paparan dari para narasumber tersebut semakin memperkaya Rapim Polda Bali Tahun 2026 sebagai forum strategis yang tidak hanya membahas keamanan, tetapi juga membangun sinergi menyeluruh demi Bali yang aman, stabil, dan terus berkembang.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran dan dukungan lintas sektor, Kapolda Bali menyerahkan plakat penghargaan kepada para narasumber usai penyampaian materi.

Kegiatan dilanjutkan Dalam Arahan Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si . menegaskan bahwa Rapim Tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi momentum untuk menyatukan langkah dan memperjelas arah gerak organisasi ke depan.

Beliau menyampaikan, ada tiga fokus utama yang menjadi pijakan bersama. Pertama, memastikan seluruh kebijakan Presiden RI dan arahan Kapolri benar-benar diterjemahkan secara konkret hingga ke tingkat pelaksanaan di lapangan. Kedua, menyelaraskan kebijakan nasional tersebut dengan karakteristik dan dinamika situasi keamanan di Bali yang memiliki kekhasan tersendiri. Dan ketiga, merumuskan langkah operasional serta rencana aksi yang terukur, realistis, dan bisa langsung diimplementasikan demi menjawab tantangan tugas ke depan.

Dengan demikian, Rapim ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi menghasilkan strategi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi keamanan serta pembangunan Bali.

Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa eksistensi dan kehormatan Polri berada di tangan seluruh insan Bhayangkara.

“Kepercayaan masyarakat adalah harga diri institusi. Itu tidak bisa ditawar dan tidak bisa disia-siakan. Setiap anggota harus sadar bahwa satu pelanggaran bisa merusak kerja keras banyak orang. Karena itu, jaga nama baik Polri dengan kinerja yang nyata, disiplin yang kuat, dan integritas yang tidak tergoyahkan.”

Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh personel agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Laksanakan tugas dengan dedikasi dan profesionalisme tinggi. Jangan pernah setengah hati dalam mengabdi. Di mana pun saudara bertugas, saudara adalah wajah Polri. Tunjukkan bahwa kita adalah institusi yang tegas dalam bertindak, humanis dalam melayani, dan selalu hadir sebagai solusi bagi masyarakat.”

Dengan penegasan tersebut, Kapolda Bali mengingatkan bahwa soliditas, disiplin, dan integritas adalah fondasi utama dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik.

Rapim Polda Bali Tahun 2026 menjadi tonggak konsolidasi organisasi dalam memperkuat komitmen Presisi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan stabilitas keamanan Bali tetap terjaga demi mendukung keberhasilan agenda pembangunan daerah dan nasional.(*)

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *