Februari 7, 2026

Sertijab Dinas Pendidikan Lampung Selatan: Plt Kadis Baru Tegaskan Guru Pilar Utama, Pendidikan Karakter Jadi Prioritas

0

Lamsel, Tnipolrinews.com –

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan menggelar serah terima jabatan (sertijab) sekaligus pisah sambut pejabat Eselon II dan III di Aula Dinas Pendidikan, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan arah baru pembangunan pendidikan di Lampung Selatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Darmawan selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya, serta Syaifulloh sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan yang baru. Turut hadir para kepala bidang, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan, pengelola PKBM, guru PAUD, K3S, KKS, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Syaifulloh menegaskan bahwa persoalan pendidikan harus dipandang secara utuh dan sistematis, dengan fokus pada komponen utama pendidikan itu sendiri.
“Masalah pendidikan itu kembali pada komponen pendidikan.

Fokus pertama adalah peserta didik, terutama dalam pembentukan karakter. Kedua, guru sebagai ujung tombak yang berkaitan langsung dengan profesionalitas. Ketiga, kurikulum, baik yang ditetapkan pusat maupun daerah,” ujar Syaifulloh.

Ia menjelaskan, komponen lain yang tak kalah penting meliputi inovasi pendidikan, materi pembelajaran, metode mengajar, sistem pembelajaran, hingga sarana dan prasarana sekolah. Selain itu, lingkungan pendidikan yang melibatkan keluarga dan masyarakat juga menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan.

“Semua itu akan kita benahi secara bertahap sebagai langkah awal perbaikan,” tegasnya.

Selain penataan sistem pendidikan, Syaifulloh juga menyoroti pekerjaan rumah besar terkait guru PPPK paruh waktu. Ia menyampaikan bahwa khusus dari Kecamatan Bakauheni, pada tahap awal terdapat 73 guru PPPK paruh waktu yang berkasnya telah ditandatangani untuk diproses pembayaran gajinya.

“Alhamdulillah, tahap awal sudah ditandatangani dan akan segera diselesaikan pembayarannya. Namun perlu dipahami, semua harus melalui proses administrasi yang lengkap,” jelasnya.

Ia mengakui keterlambatan administrasi kerap terjadi karena berbagai faktor, termasuk kelengkapan berkas dari guru yang bersangkutan. Kendati demikian, pihaknya memastikan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Bapak Bupati Egi tidak ingin guru sebagai pilar utama pendidikan di Lampung Selatan ini diabaikan,” ungkapnya.

Syaifulloh juga berpesan kepada seluruh dewan guru agar tetap bersyukur dan menjaga semangat pengabdian.

Ia menegaskan bahwa status PPPK paruh waktu telah diakomodasi secara jelas dalam Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023.“PPPK paruh waktu merupakan bagian dari pegawai pemerintah dan telah diatur dengan baik oleh negara. Guru adalah pilar utama, ujung tombak pendidikan,” katanya.

Secara khusus, ia mengingatkan guru ASN agar peningkatan jabatan tidak diiringi dengan penurunan kualitas kinerja.

“Jangan sampai jabatan naik, tapi semangat mengajar justru turun,” tegasnya..

Ke depan, Syaifulloh mengaku akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk bersilaturahmi dengan kepala sekolah, dewan guru, serta para peserta didik.

“Kita ingin berangkat dari persoalan nyata di lapangan, supaya tahu masalahnya apa dan solusi yang tepat seperti apa,” ujarnya.

Ia juga menyinggung program pendidikan karakter yang pernah diterapkannya saat menjabat sebagai Camat Penengahan, bekerja sama dengan Koramil dan SMP Negeri 1 Penengahan.

“Program tersebut pernah menjadi percontohan dan Alhamdulillah mendapat respons positif dari masyarakat. Orang tua murid bangga dan senang. Pola ini akan kita kembangkan lebih luas,” pungkasnya.

Melalui kegiatan sertijab dan pisah sambut ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pendidikan Lampung Selatan yang berkualitas, berkarakter, dan berkeadilan.

BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *