Februari 10, 2026

Tangis Warga Desa Padasari Jatinegara 464 Rumah Rusak dan 205 Rumah Hancur

0

—–

Tegal, tnipolrinews.com //

Sebanyak 465 rumah warga rusak sedangkan 205 rumah warga telah hancur. Menimpa Desa Padasari Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Hari Senin, 9-2-2026.

Pantauan jurnalis tnipolrinews.com, akibat bencana “tanah bergerak” di Desa Padasari, sampai berita ini diturunkan, masih terjadi “tanah bergerak” yang menyebabkan pengungsi sebanyak 2.460 jiwa atau 596 KK harus bergerak cepat dan berdesakan mencari tempat aman.

Pengungsi terdiri dari warga RW 01 RT 01-03, RW 02 RT 06-09, RW 03 RT 12-15, RW 04 RT 10, RT 11, RT 16-18.

Kena dampak bencana “tanah bergerak, untuk fasilitas sosial sebanyak 21 unit, tempat ibadah 7 unit, tempat pendidikan 7 unit, kantor pemerintah 1 unit, jalan desa dan jalan kabupaten 3 titik, bendung irigasi 1 unit, jembatan desa 1 unit.

Pengungsi sebanyak 596 KK atau 2.460 jiwa yang terdiri dari laki-laki 939 perempuan 1.032, Labsia 216, ibu hamil 3, ibu menyusui 4, anak-anak 195, Balita 38, Batita 67, Remaja 1.034 dan dewasa 894 orang.

Untuk penanganan darurat, evakuasi seauai kondisi tanah, distribusi logistik satu pintu melalui Pos Lapangan sedangkan layanan kebutuhan dasar yaitu air bersih, layanan kesehatan dan psikosialn tersedia.

Terdapat beberapa pos layanan kesehatan yang terdiri dari Pos Rumah Bidan Jumroh, Pos Rumah Kamal, Pos Ponpes Al Adalah dua.

Pengubgsi yang terkena penyakit ISPA sebanyak 104 orang, Myalgia 40, Hipertensi 66, Cephalgia 40, Febris 43, Desmatitis 24, Dispepsia 18, Vertigo 10, Cough 7, Faringitis 6, Penyakit mata 5, Diare 3, Epilepsi 1, 0DGJ 1, ANC 4, lain lain 50 orang. Total yang sudah terlayani kesehatanya sebanyak 477 orang.

Pantauan jurnalis tnipolrinews.com menyaksikan stok logistik yang teraedia yaitu:
Beras 2.550 kg, telur 132 kg, mie instan 219 dus, pop mie 1 dus, mie telur 16 pack, gula pasir 204,5 kg, minyak goreng 160 liter, snack 205 bungkus, biskuit 1.456 pcs, makanan siap saji 5 dus, makanan anak 8 dus, kornet 1 dus, sosis 22 toples, bubur instan 7 renteng, snack kering 2 ball.

Sementara itu, telah tersedia air dan minuman diantaranya, air mineral 236 dus, teh 30 pack, kopi 72 pack, energen 16 bungkus, dan 5 renteng, minuman jahe 11 pcs, susu jahe 1 dus, minuman sachet 7 renteng, susu UHT 19 dus.

Langkah-langkah yang sudah dilakukan diantaranya, koordinasi lintas sektor, penetapan masa tanggap darurat 14 hari (3-16 Februari 2026), aktifitas pos komando penanganan darurat dan perencanaan relokasi.

Sedabgkan alternatip relokasi telah teridentifikasi dengan kebutuhan lebih kurang 6-7 hektar untuk lebih kurang 500 unit rumah, termasuk kawasan yang beririsan dengan lahan Perhutani.

Sebelum penetapan telah dilakukan kajian geologi serta koordinasi geologi serta koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan, legalitas dan kelayakan lokasi.

Evakuasi dipimpin Kepala Desa Padasari sambil memberi semangat warganya. Dibantu berbagai pihak yang terdiri dari Pejabat Forkopinda Tegal dan jajaranya, Kepala OPD Tegal dan jajaranya, Kepala Forkopincam Jatinegara dan jajaranya serta Pemdes Padasari.

Kepala Desa Padasari dengan perasaan haru menyampaikan bahwa hujan lebat dan tanah bergerak tengah mengancam warga sebab masih berlangsung sampai saat ini.

“Kami harus bergerak cepat melakukan evakuasi, sebisa mungkin mencegah bertambahnya korban,” ungkapnya.

(Muchlasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *